Langkah ini merupakan upaya preventif untuk mencegah potensi gangguan keamanan serta penyalahgunaan fasilitas di dalam lapas.
Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib, Yesriel Bana, menjelaskan bahwa kegiatan rotasi gembok dilakukan secara berkala dan menyeluruh, mencakup seluruh blok hunian.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan setiap sarana pengamanan berfungsi optimal dan tidak terjadi manipulasi atau penyalahgunaan kunci maupun gembok oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.
Pelaksanaan rotasi dilakukan oleh regu jaga yang sedang bertugas dengan pengawasan langsung dari Kasi Adm. Kamtib serta Kepala KPLP beserta jajaran masing-masing. Selain rotasi gembok, petugas juga melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi pintu dan kunci kamar untuk memastikan tidak ada kerusakan maupun kejanggalan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
Kepala Lapas Kelas IIA Kupang, Antonius Hubertus Jawa Gili, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen nyata Lapas Kupang dalam menjaga stabilitas keamanan di dalam lembaga pemasyarakatan.
“Keamanan adalah fondasi utama dalam penyelenggaraan pembinaan. Dengan rotasi gembok secara rutin, kami memastikan sistem pengamanan selalu dalam kondisi optimal dan dapat mencegah potensi gangguan sejak dini,” tegas Antonius.
Ia juga mengimbau seluruh petugas agar terus meningkatkan kewaspadaan dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Kedisiplinan dan ketelitian petugas dalam menjaga keamanan merupakan kunci utama keberhasilan pelaksanaan tugas pemasyarakatan,” tambahnya.
Melalui kegiatan seperti ini, Lapas Kelas IIA Kupang menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, tertib, dan kondusif, guna mendukung terciptanya Warga Binaan Pemasyarakatan yang produktif, disiplin, dan berintegritas.

