Breaking News
light_mode
Popular Tags
Beranda » Kesehatan » Cara Membunuh Kutu Scabies dan Pengobatannya

Cara Membunuh Kutu Scabies dan Pengobatannya

  • account_circle Husni
  • calendar_month
  • visibility 24

PAStime NewsScabies atau kudis muncul akibat tungau Sarcoptes scabiei. Tungau ini membuat terowongan di kulit sehingga menimbulkan gatal hebat, ruam, dan kulit bersisik.

Tungau scabies berukuran sangat kecil sehingga sulit terlihat langsung. Mereka hidup pada lapisan kulit luar dan bertelur di sana, tidak berada di permukaan.

Selain itu, scabies tidak hilang hanya dengan menyiram air atau mengelap kulit. Oleh karena itu, perawatan medis atau herbal sangat dibutuhkan untuk membunuh tungau serta telurnya.

Penanganan scabies harus dilakukan tuntas, menyeluruh, dan tepat karena penyakit ini menular cepat melalui kontak langsung maupun benda yang digunakan bersama. Oleh sebab itu, masyarakat perlu memahami cara pengobatan yang benar, dimulai dari penggunaan obat yang tepat, menjaga kebersihan lingkungan, hingga mencegah penyebaran kepada anggota keluarga lain. Edukasi ini penting agar pasien tidak menggaruk kulit berlebihan, sehingga risiko infeksi sekunder dapat di cegah dan kualitas hidup tetap terjaga.

Gatal scabies dapat mengganggu aktivitas. Karena itu, pengobatan harus di lakukan serius agar gejala tidak semakin berat.

Scabies tidak bisa sembuh sendiri. Karena itu, pasien perlu perawatan tuntas dan konsisten untuk menghentikan penularan.

1. Salep permethrin
Salep permethrin efektif membunuh tungau dan telurnya. Namun, pasien harus menggunakan sesuai anjuran dokter. Gunakan pada seluruh tubuh, kecuali area tertentu. Diamkan 8 jam kemudian bilas air bersih.

2. Losion atau krim crotamiton
Crotamiton 10% membunuh tungau dan mengurangi gatal. Oles setelah mandi pada seluruh kulit. Penggunaan bisa diulang 24 jam kemudian sesuai anjuran dokter.

3. Salep sulfur
Salep sulfur 6–10% membantu menghilangkan tungau. Oles pada malam hari, lalu mandi sebelum pemakaian ulang. Salep ini bisa di gunakan anak, dewasa, dan ibu hamil, meski aromanya kurang nyaman.

4. Ivermectin
Ivermectin melumpuhkan parasit dalam tubuh. Dokter meresepkan obat ini bila salep kurang efektif atau pasien memiliki imunitas rendah. Namun, obat ini tidak di anjurkan untuk ibu hamil dan anak kecil.

5. Obat herbal
Minyak, sabun, atau krim daun mimba memiliki sifat antiradang. Beberapa penelitian menyebut daun mimba, beluntas, dan rumput belulang dapat menghambat perkembangan tungau. Namun, keamanan herbal tetap perlu riset lanjut.

  • Penulis: Husni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Standar Kesehatan di Lapas Perempuan

    Perkuat Standar Kesehatan: Ditjenpas Konsultasi Teknis Lapas dan Rutan Perempuan

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 53
    • 0Komentar

    PAStime News, Jakarta – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan melalui Direktorat Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi menggelar Konsultasi Teknis (Konstek) Perkuat Standar Kesehatan di Lapas dan Rutan Perempuan se-Indonesia. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu (30/7) hingga Jumat (1/8), di Hotel Santika Premiere, Jakarta. Konstek ini melibatkan para Kepala Lapas dan Rutan Perempuan, tenaga medis, serta […]

  • Budaya Literasi di Lapas Namlea Meningkat Tajam, Koleksi Buku Hampir Tembus 1.000 Judul

    Budaya Literasi di Lapas Namlea Meningkat Tajam, Koleksi Buku Hampir Tembus 1.000 Judul

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle Ghiffary Alfiansyach
    • visibility 16
    • 0Komentar

    PAStime News, NAMLEA – Perpustakaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea semakin diminati Warga Binaan dalam beberapa hari terakhir. Selain menjadi ruang untuk menambah wawasan, hadirnya 100 buku baru dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI pada November lalu turut meningkatkan minat baca serta aktivitas literasi di lingkungan Lapas. Kepala Subseksi Pembinaan, Mustafa La Abidin, mengungkapkan bahwa meningkatnya […]

  • Rutan Medan Ikuti Sosialisasi RPL dari UMSU

    Sosialisasi RPL oleh UMSU, Pegawai Rutan Medan Siap Asah Kemampuan dan Wawasan

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 48
    • 0Komentar

    PAStime News, Medan – Pada Kamis (25/9/25), pegawai Rutan Kelas I Medan mengikuti sosialisasi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Acara ini di selenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) di Aula Sahardjo Rutan. Wakil Dekan I Fakultas Hukum UMSU, Prof. Dr. Zainuddin, SH., MH., menyampaikan materi mengenai pentingnya RPL. Ini sebagai mekanisme untuk mengakui capaian pembelajaran […]

  • 10 Lagu Viral TikTok 2025 yang Wajib Kamu Dengar

    Lagi Viral! Ini 10 Lagu TikTok 2025 yang Bikin FYP Kamu Makin Seru!

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 1.072
    • 0Komentar

    PAStime News – Tahun 2025 jadi surganya tren viral musik di TikTok. Mulai dari lagu galau yang bikin baper, remix yang bikin joget auto goyang, sampai lagu aesthetic buat konten healing—semua ada! FYP kamu pasti di penuhi backsound lagu-lagu ini. Nggak heran, jutaan pengguna pakai lagu-lagu ini buat bikin challenge, POV, outfit transition, sampai konten […]

  • Kontrol Kesehatan Warga Binaan, Lapas Namlea Gelar Skrining Berkala

    Kontrol Kesehatan Warga Binaan, Lapas Namlea Gelar Skrining Berkala

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Ghiffary Alfiansyach
    • visibility 24
    • 0Komentar

    PAStime News, NAMLEA – Kondisi kesehatan Warga Binaan menjadi salah satu fokus utama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea dengan mengadakan skrining kesehatan di klinik Lapas, Rabu (14/1). Bekerja sama dengan tenaga kesehatan Puskesmas Sawa dan dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Namlea, Lapas Namlea mengikutsertakan seluruh Warga Binaan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan meliputi pemeriksaan umum dan pemeriksaan […]

  • Kelahiran Panda Jadi Tonggak Sejarah Konservasi Indonesia–Tiongkok di Taman Safari Bogor dok;(taman.safari.bogor)

    Kelahiran Panda Jadi Tonggak Sejarah Konservasi Indonesia–Tiongkok di Taman Safari Bogor

    • calendar_month Sab, 13 Des 2025
    • account_circle Husni
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BOGOR, PAStime News — Momen bersejarah tercipta di Taman Safari Bogor setelah induk panda Hu Chun melahirkan seekor anak panda.Peristiwa ini sekaligus menandai keberhasilan kemitraan konservasi Indonesia–Tiongkok yang terjalin selama sepuluh tahun. Anak panda tersebut di beri nama Satrio Wiratama oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.Nama ini bermakna berjuang dengan mulia serta mencerminkan harapan besar […]

expand_less