Lapas Perempuan Martapura Panen Cabai, Kacang Panjang, dan Kangkung, Tingkatkan Kemandirian Warga Binaan
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 22

Foto : Humas Lapas Martapura
PAStime News, MARTAPURA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Martapura kembali menunjukkan keberhasilan program pembinaan kemandirian melalui panen hasil budidaya pertanian di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan Warga Binaan melalui praktik pertanian produktif yang berkelanjutan.
Panen kali ini menghasilkan komoditas seperti cabai, kacang panjang, dan kangkung, yang selama ini dibudidayakan oleh Warga Binaan di bawah pendampingan petugas kegiatan kerja. Hasil panen menjadi bukti nyata perkembangan positif kegiatan pertanian di SAE dan memberikan dampak langsung bagi peningkatan kemampuan bercocok tanam Warga Binaan.
Kepala Lapas Perempuan Martapura, Evi Loliancy, mengapresiasi kerja sama seluruh petugas dan Warga Binaan.
“Panen hari ini menjadi wujud nyata dari keseriusan kami dalam mengembangkan kegiatan kemandirian di bidang pertanian. Melalui kegiatan ini, kami berharap Warga Binaan memperoleh keterampilan yang bermanfaat dan siap diterapkan setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Rose Mery, menambahkan bahwa keberhasilan panen tidak lepas dari kedisiplinan Warga Binaan dalam merawat tanaman setiap hari. Pihaknya berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas pembinaan melalui inovasi dan pemanfaatan lahan secara maksimal.
“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat kegiatan pertanian di SAE sebagai sarana edukasi dan pemberdayaan Warga Binaan,” tutur Rose.
Panen di SAE Lapas Perempuan Martapura menjadi bukti nyata implementasi pembinaan berbasis kemandirian, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pembinaan yang produktif dan konstruktif. Dengan hasil panen yang terus meningkat, diharapkan program pertanian ini dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan keterampilan Warga Binaan dan keberlanjutan program kemandirian di Lapas.
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
