Lapas Tual Panen 22 Kg Sawi, Bekali Warga Binaan Keterampilan Pertanian
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 24

Lapas Tual Panen 22 Kg Sawi (Dok. Istimewa)
LANGGUR, PAStime News – Lapas Kelas IIB Tual memanen 22 kilogram sawi dari program pembinaan kemandirian, Jumat (19/12).
Selanjutnya, panen ini menunjukkan optimalisasi pembinaan berbasis keterampilan pertanian di lingkungan Lapas.
Selain itu, kegiatan ini menegaskan komitmen pembinaan produktif dan berkelanjutan bagi Warga Binaan.
Kepala Lapas Tual, Nurchalis Nur, menjelaskan panen sebagai implementasi program prioritas Kemenimipas.
Oleh karena itu, Lapas memanfaatkan lahan kosong internal untuk kegiatan pertanian produktif.
“Panen sawi bukan sekadar menghasilkan pangan, tetapi simbol keberhasilan pembinaan.
Kami membekali Warga Binaan keterampilan praktis sebagai bekal hidup setelah kembali ke masyarakat.”
Selanjutnya, jajaran Subseksi Kegiatan Kerja mengawal proses penanaman hingga panen secara intensif.
Selain itu, Kepala Subseksi Giatja, L. Laitera, menjelaskan pelatihan pertanian ramah lingkungan.
Dengan demikian, Warga Binaan mempelajari pengolahan lahan terbatas, penyemaian bibit, dan perawatan tanaman.
“Kami memaksimalkan lahan tersedia melalui pendampingan rutin.
Warga Binaan dilatih disiplin, telaten, dan bertanggung jawab.
Hasil panen dimanfaatkan internal dan dipasarkan ke masyarakat.”
Sementara itu, Kakanwil Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro, memberikan apresiasi atas program tersebut.
Menurutnya, kegiatan pertanian Lapas Tual mencerminkan pembinaan produktif dan berkelanjutan.
“Program ini mendorong kemandirian ekonomi Warga Binaan dan selaras dengan pembangunan berkelanjutan.”
Ke depan, Lapas Tual berencana mengembangkan berbagai komoditas pangan lainnya.
Dengan demikian, Lapas berfungsi sebagai ruang pembinaan sekaligus pelatihan agribisnis mandiri dan berdaya guna.
- Penulis: Husni
