Aplikasi Humanis dan Terjangkau Dalam Forum Pengembang Teknologi Pembelajaran Tahun 2025
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 23

Aplikasi Humanis dan Terjangkau (Dok. Istimewa)
JAKARTA, PAStime News – Transformasi teknologi pembelajaran menjadi kunci inovasi pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia lintas sektor.
Oleh karena itu, Kemendikdasmen melalui Pusdatin menggelar forum Pengembang Teknologi Pembelajaran, PTP Connect 2025.
Selain itu, forum ini menjadi wadah berbagi praktik baik penerapan inovasi pembelajaran berbasis teknologi.
Dengan demikian, kolaborasi kementerian dan pemerintah daerah terus diperkuat secara berkelanjutan.
Forum PTP Connect 2025 menghadirkan praktik transformasi teknologi pembelajaran dari pusat hingga daerah untuk memastikan akses inklusif, pemerataan kualitas, serta peningkatan kompetensi SDM lintas sektor secara berkelanjutan
Selanjutnya, forum diskusi hari kedua menghadirkan berbagai narasumber dari pemerintah daerah dan kementerian.
Salah satunya, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Pusat, Ade Riswanto.
Dalam paparannya, Ade menegaskan transformasi teknologi pembelajaran Jakarta mengedepankan pendekatan humanis.
“Transformasi teknologi kami mengedepankan aspek humanis dan terjangkau semua lapisan masyarakat DKI Jakarta,”
ujarnya di Jakarta, Kamis (18/12).
Menurutnya, teknologi pembelajaran tidak boleh menciptakan kesenjangan antarsekolah.
“Prinsip kami no one left behind, no school left behind,”
kata Ade.
Selain itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendorong pemanfaatan platform Jakarta Pelatihan atau JakLat.
Platform ini mendukung peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan secara terintegrasi.
“JakLat memudahkan guru mengakses pelatihan secara terstruktur dan berkelanjutan,”
jelasnya.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengembangkan inovasi Smart School.
Program ini bertujuan meratakan kualitas pembelajaran berbasis teknologi.
Kepala Bidang GTK Sulawesi Selatan, H. Anshar, menegaskan prinsip utama Smart School.
“Smart School menerapkan satu standar, satu guru, dan satu Sulawesi Selatan,”
ujarnya.
Selain itu, Smart School menjangkau wilayah kepulauan dan daerah tertinggal.
Pembelajaran berlangsung secara sinkron dan asinkron dari studio terpusat.
Di tingkat kementerian, Kementerian Perhubungan juga mengembangkan teknologi pembelajaran inovatif.
Langkah ini memastikan SDM transportasi kompeten menghadapi tantangan global.
Sekretaris BPSDMP Perhubungan, Wisnu Handoko, menjelaskan pemanfaatan simulator pembelajaran.
“Simulator meningkatkan keamanan, efektivitas, dan standarisasi praktik,”
ujarnya.
Selain itu, BPSDMP membangun corporate university dan learning management system.
Sistem ini mengelola 1.600 modul pembelajaran lintas okupasi transportasi.
“Kami kolaborasi dengan vendor teknologi untuk VR dan laboratorium modern,”
lanjut Wisnu.
Lebih jauh, Wisnu menegaskan transformasi pembelajaran dilakukan secara menyeluruh.
Pendekatan lean and match memastikan lulusan siap kerja nasional maupun internasional.
Selanjutnya, Kementerian Investasi dan Hilirisasi juga mengembangkan Learning Management System berbasis MOOC.
Inovasi ini meningkatkan kompetensi aparatur pengelola investasi dan perizinan.
Kepala Pusdiklat, Anna Nurbani, menjelaskan manfaat sistem pembelajaran terintegrasi tersebut.
“MOOC memungkinkan pembelajaran masif, cepat, dan tepat sasaran,”
ungkapnya.
Selain itu, penerapan micro learning, coaching, dan mentoring memperluas jangkauan pembelajaran.
Program MOOC terbaru berhasil menjangkau 1.200 peserta secara simultan.
“Jumlah peserta meningkat empat kali lipat dibanding sebelumnya,”
tambah Anna.
Melalui forum ini, praktik baik teknologi pembelajaran lintas instansi dapat disinergikan.
Dengan demikian, transformasi pembelajaran nasional menjadi lebih adaptif dan inklusif.
Pada akhirnya, upaya tersebut diharapkan meningkatkan mutu pendidikan dan pengembangan SDM berkelanjutan.
- Penulis: Husni
