Lapas Banjarmasin Panen Selada Hidroponik, Perkuat Kemandirian Warga Binaan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 17

Lapas Banjarmasin Panen Selada Hidroponik (Dok. Istimewa)
BANJARMASIN,PAStime News – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin terus memperkuat pembinaan kemandirian Warga Binaan melalui panen selada hidroponik yang berlangsung pada Senin (29/12). Petugas bersama Warga Binaan memanen 116 pot selada dengan total berat mencapai 30 kilogram.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) Lapas Banjarmasin, Hazairin, memimpin langsung kegiatan panen bersama petugas Giatja Muttaqin Akbar dan Warga Binaan yang tergabung dalam program pembinaan kemandirian perkebunan hidroponik selada. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan penuh antusiasme.
Hazairin menegaskan bahwa program hidroponik selada berfokus pada penguatan keterampilan dan kemandirian Warga Binaan secara berkelanjutan.
“Kegiatan hidroponik ini menjadi sarana pembinaan kemandirian Warga Binaan. Kami melibatkan mereka sejak proses penanaman hingga panen agar mereka memiliki keterampilan yang dapat di manfaatkan setelah kembali ke masyarakat,” ujar Hazairin.
Hasil Panen Dukung Keberlanjutan Program Pembinaan
Petugas memasarkan hasil panen selada hidroponik kepada pengunjung atau tamu yang datang ke Lapas Banjarmasin. Lapas Banjarmasin menggunakan seluruh hasil penjualan untuk pengadaan bibit dan pupuk sehingga program penanaman dapat terus berlanjut pada periode berikutnya.
Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menyampaikan apresiasi atas konsistensi pelaksanaan program pembinaan kemandirian tersebut. Ia menegaskan dukungan penuh terhadap kegiatan yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas Warga Binaan.
“Kami mendukung penuh kegiatan hidroponik ini karena kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan, tetapi juga menanamkan nilai kerja keras, disiplin, dan tanggung jawab sebagai bekal Warga Binaan saat kembali ke masyarakat,” ungkap Akhmad Herriansyah.
Salah satu Warga Binaan peserta program hidroponik, Noviar, menyampaikan kebanggaannya karena dapat terlibat langsung dalam seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari penanaman hingga panen.
“Kami mengikuti proses dari menanam sampai panen. Kegiatan ini memberi pengalaman dan keterampilan baru, sekaligus memotivasi kami untuk berubah dan menjadi lebih mandiri ke depannya,” tuturnya.
Melalui panen selada hidroponik ini, Lapas Banjarmasin terus menghadirkan program pembinaan yang produktif, berkelanjutan, dan bernilai ekonomi untuk mempersiapkan Warga Binaan menata masa depan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.
- Penulis: Husni
