Lapas Kelas III Wahai Perkuat Deteksi Dini Narkoba melalui Tes Urine Petugas dan Warga Binaan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 9

Lapas Kelas III Wahai Perkuat Deteksi Dini Narkoba melalui Tes Urine Petugas dan Warga Binaan (Dok. Istimewa)
WAHAI, PAStime News – Lapas Tipe III Wahai bergerak sigap untuk menjamin wilayah Pemasyarakatan bebas dari barang terlarang, pada hari Rabu tanggal 7 Januari.
Tindakan ini dilaksanakan lewat uji sampel air kencing awal bagi staf dan para penghuni.
Aktivitas ini berjalan di dalam ruang perawatan Lapas Wahai.
Dengan demikian, upaya ini membuktikan kesungguhan dalam menyokong rencana negara untuk memberantas narkoba.
Petugas kemudian menjalankan tes air kencing secara tanpa rencana.
Sasaran pengujiannya adalah empat penghuni yang terjerat kasus obat-obatan terlarang dan dua orang staf.
Di samping itu, pengecekan di lakukan secara transparan serta dapat di pertanggungjawabkan.
Maka dari itu, kontrol internal bisa meminimalkan potensi terjadinya kesalahan.
Hasilnya, keenam contoh air kencing tersebut di nyatakan bersih dari zat adiktif.
Artinya, tidak ada zat terlarang yang di temukan pada mereka yang diuji.
Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menegaskan janji dari pihak Pemasyarakatan.
“Pengecekan air kencing ini merupakan kegiatan rutin untuk mencegah dan mendeteksi sejak dini,”
“Kami pastikan bahwa staf dan penghuni sungguh terbebas dari narkoba,” jelasnya.
Lalu, ia menekankan pentingnya menerapkan tata tertib tanpa kompromi.
Oleh sebab itu, segala bentuk pelanggaran akan di kenai sanksi tegas sesuai peraturan.
Sementara itu, Kepala Subseksi Pembinaan, Merpaty S. Mouw, menyoroti sisi penyuluhan dari acara ini.
“Fokus kami adalah pembinaan di samping pemantauan,”
“Tes urine ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran agar menjauhi narkoba serta mengubah perilaku,” tuturnya.
Selain itu, kegiatan ini mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Wilayah Di tjenpas Maluku.
Apresiasi ini menunjukkan kesesuaian dengan arahan dari Di tjenpas.
“Langkah ini mendukung sasaran lapas bersih narkoba dan kredibilitas lembaga,” ungkap Ricky Dwi Biantoro.
Pada akhirnya, Lapas Wahai terus menjaga martabat serta kepercayaan publik.
Dengan demikian, lingkungan Pemasyarakatan tetap aman, tertib, dan berorientasi pada pembinaan yang manusiawi.
- Penulis: Husni
