Kepala Rutan Marabahan Teken Perjanjian Kinerja 2026 dan Paparkan Rencana Aksi Strategis
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 13

Kepala Rutan Marabahan Teken Perjanjian Kinerja 2026 dan Paparkan Rencana Aksi Strategis (Dok. Istimewa)
BANJARMASIN, Pastime News — Kepala Rutan Kelas IIB Marabahan, I Wayan Tapa Diambara, menghadiri penandatanganan Perjanjian Kinerja 2026, Rabu (7/1). Acara diadakan di Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan.
Setelah itu, acara di lanjutkan dengan pemaparan rencana aksi oleh Kepala UPT Pemasyarakatan.
Dengan demikian, seluruh UPT mencocokkan langkah-langkah untuk mencapai target kinerja tahun 2026.
Perjanjian kinerja ini menjadi dasar awal dalam mewujudkan kebijakan strategis Ditjenpas.
Dengan demikian, pelaksanaan program bisa berjalan terukur dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan ini, I Wayan Tapa Di ambara menjelaskan rencana aksi Rutan Marabahan Triwulan I 2026.
Fokus utamanya adalah meningkatkan keamanan dan mencegah gangguan.
Selain itu, rencana aksi juga berfokus pada pencegahan narkoba dan penipuan.
Rutan Marabahan juga menangani kepadatan tahanan dengan mengkoordinasikan aparat penegak hukum.
Program kemandirian di kembangkan melalui kegiatan pertanian dan perikanan.
Rencana juga mencakup peningkatan keterampilan, pendidikan kesetaraan, dan pelayanan yang lebih baik untuk tahanan.
I Wayan Tapa Di ambara menegaskan bahwa rencana aksi ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian kinerja.
Dengan ini, pelaksanaan program berjalan secara efektif.
“Rencana aksi yang jelas membuat kami yakin bisa meningkatkan pelayanan dan pembinaan secara efektif,” kata I Wayan Tapa Di ambara.
Pada acara yang sama, Rutan Marabahan menerima dua penghargaan kinerja tahun 2025.
Pertama, kategori kehumasan sebagai UPT Terakselerasi Terbaik Ketiga.
Selanjutnya, kategori pengamanan dan intelijen meraih peringkat pertama dalam jumlah penggeledahan terbanyak.
Capaian ini membuat kinerja Rutan Marabahan semakin di akui.
Di sisi lain, Kepala Kanwil Di tjenpas Kalimantan Selatan, Mulyadi, mendorong peningkatan kinerja yang berkelanjutan.
Oleh karena itu, penghargaan menjadi motivasi untuk terus berkembang.
“Penghargaan bukan tujuan akhir.
Prestasi harus di iringi peningkatan kualitas pelayanan dan kinerja yang berkelanjutan,” tegas Mulyadi.
- Penulis: Husni
