Program Berbagi Ilmu Lapas Perempuan Ambon Tingkatkan Literasi dan Kepercayaan Diri Warga Binaan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 24

Program Berbagi Ilmu Lapas Perempuan Ambon Tingkatkan Literasi dan Kepercayaan Diri Warga Binaan (Dok. Istimewa)
AMBON, Pastime News – Lapas Perempuan Kelas III Ambon mengadakan Program Berbagi Ilmu, Selasa (20/1).
Program ini juga melibatkan peserta magang sebagai guru membaca yang mengajar Warga Binaan yang memiliki kemampuan berliterasi terbatas.
Melalui Program Berbagi Ilmu yang melibatkan peserta magang sebagai pengajar literasi dasar, Lapas Perempuan Ambon menghadirkan pembinaan humanis, edukatif, dan berkelanjutan guna mempersiapkan Warga Binaan kembali ke masyarakat.
Pembinaan ini fokus pada peningkatan kemampuan membaca dan menulis dasar secara bertahap.
Kegiatan ini juga menyasar Warga Binaan yang belum lancar dalam mengenali huruf dan bacaan sederhana.
Program berlangsung di ruang pembinaan dengan suasana yang interaktif dan edukatif.
Dengan demikian, proses belajar berjalan hangat, kebersamaan terbangun, serta motivasi meningkat.
Plt Kepala Lapas Perempuan Ambon, Paulina Kiessya, menegaskan komitmen terhadap pembinaan yang berkelanjutan.
“Program ini meningkatkan kemampuan membaca sekaligus membangun kepercayaan diri Warga Binaan,” jelas Paulina.
“Literasi menjadi bekal penting agar mereka siap beradaptasi kembali di masyarakat,” tambahnya.
Di sisi lain, Kepala Subseksi Pembinaan, Wa Otje, menilai keterlibatan peserta magang memberikan dampak yang positif.
“Kehadiran peserta magang menghadirkan suasana baru dan meningkatkan motivasi belajar,” ungkap Wa Otje.
“Akibatnya, pembinaan berjalan lebih efektif dan menyenangkan,” lanjutnya.
Peserta magang mengajar langsung mengenai pengenalan huruf hingga membaca bacaan sederhana.
Selain itu, mereka mendampingi Warga Binaan secara sabar dan berkelanjutan.
Antusiasme Warga Binaan terlihat dari semangat dan perhatian mereka selama proses pembelajaran.
Oleh karena itu, proses belajar berlangsung aktif dan partisipatif.
Salah satu Warga Binaan berinisial L merasakan manfaat nyata dari program tersebut.
“Saya senang bisa belajar membaca secara bertahap,” ujar L.
“Sekarang saya mulai paham huruf dan bisa membaca kata sederhana,” tambahnya.
Akhirnya, program ini mendorong Warga Binaan terus belajar dan memperbaiki diri.
Dengan komitmen yang kuat, Lapas Perempuan Ambon terus mengembangkan pembinaan yang humanis, edukatif, dan berdampak positif.
- Penulis: Husni
