Rutan Kelas IIB Rantau Perkuat Pembinaan Mental Warga Binaan Melalui Ceramah Keagamaan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 23

Rutan Kelas IIB Rantau Perkuat Pembinaan Mental Warga Binaan Melalui Ceramah Keagamaan dok:(Istimewa)
RANTAU,PAStime News – Melalui pembinaan kerohanian yang rutin dan berkelanjutan di Masjid Al – Hidayah, Rutan Rantau menegaskan komitmen membentuk karakter,keimanan, dan kesiapan sosial Warga Binaan.
Rutan Kelas IIB Rantau terus memperkuat pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan.
Oleh karena itu, Rutan melaksanakan ceramah agama pada Rabu, 21 Januari.
Selanjutnya, kegiatan berlangsung di Masjid Al-Hidayah Rutan Rantau dengan suasana khidmat.
Selain itu, Warga Binaan mengikuti kegiatan sebagai upaya pembinaan mental dan spiritual.
Dengan demikian, Rutan mendorong ketenangan batin serta penguatan nilai keagamaan.
Karena itu, pembinaan kerohanian menjadi bagian penting lingkungan Pemasyarakatan.
Sementara itu, Kepala Rutan Rantau, Renaldi Hutagalung, menegaskan pembinaan kerohanian sebagai program prioritas.
Selain itu, ia menilai ceramah agama membentuk karakter dan kepribadian Warga Binaan.
Oleh sebab itu, Rutan terus menghadirkan pembinaan spiritual secara konsisten.
Pernyataan Kepala Rutan Rantau, Renaldi Hutagalung:
Melalui ceramah agama, kami berharap Warga Binaan memperoleh ketenangan batin.
Selain itu, kami mendorong peningkatan keimanan dan motivasi menjadi pribadi lebih baik.
Di sisi lain, Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Warliani, menjelaskan pembinaan dilakukan rutin dan berkelanjutan.
Selanjutnya, ia menekankan pentingnya pelayanan pembinaan menyeluruh.
Dengan demikian, Warga Binaan siap kembali dan berkontribusi positif di masyarakat.
Pernyataan Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Warliani:
Kami berkomitmen memberikan pembinaan fisik, mental, dan spiritual secara seimbang.
Karena itu, Warga Binaan kami siapkan untuk kembali ke masyarakat secara positif.
Pada kesempatan tersebut, ceramah mengangkat tema penguatan iman dan akhlak mulia.
Selain itu, materi menjadi bekal menjalani masa pembinaan dan kehidupan bermasyarakat.
Dengan begitu, Warga Binaan memperoleh arah perubahan diri yang lebih baik.
Selaku penceramah, Muhardi Fajar mengajak Warga Binaan mendekatkan diri kepada Tuhan.
Kemudian, ia mendorong perbaikan iman, akhlak, dan perilaku.
Oleh karena itu, masa pembinaan dijadikan momentum hijrah.
Pernyataan Penceramah, Muhardi Fajar:
Setiap manusia memiliki kesempatan untuk berubah.
Karena itu, manfaatkan masa pembinaan untuk memperbaiki iman, akhlak, dan perilaku.
Akhirnya, ceramah agama mendapat respons positif dari seluruh Warga Binaan.
Selain itu, mereka mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias.
Dengan demikian, Rutan Rantau berharap mewujudkan Pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi perubahan perilaku.
- Penulis: Husni
