Lapas Cibinong Gelar Pelatihan Bakery bagi Warga Binaan, Ciptakan Produk Lezat dan Bernilai Tinggi.
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 36

Foto : Humas Lapas Kelas IIA Cibinong
PAStime News, CIBINONG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong terus berkomitmen membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang aplikatif dan berorientasi kemandirian. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Pelatihan Bakery yang digelar di Balai Latihan Kerja (BLK) Lapas Cibinong, bekerja sama dengan PT Cakrawala Langit Persada, Kamis (22/1/2026).
Pelatihan ini diikuti oleh sejumlah Warga Binaan dan bertujuan untuk memberikan pengetahuan serta keterampilan praktis di bidang pengolahan roti. Materi pelatihan meliputi pengenalan bahan baku, teknik dasar pembuatan roti, pengolahan adonan, hingga praktik produksi secara langsung sesuai standar industri.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Lapas Cibinong, Tunggadewi Ratu Wardhani, menyampaikan bahwa pelatihan bakery ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang dirancang agar Warga Binaan memiliki bekal keterampilan yang bernilai ekonomis setelah bebas nanti.
“Pelatihan bakery ini kami selenggarakan sebagai bentuk pembinaan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha. Harapannya, Warga Binaan tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga kesiapan mental dan etos kerja untuk mandiri ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto menegaskan bahwa kerja sama dengan pihak swasta merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembinaan di dalam lapas.
“Kami menyambut baik kerja sama dengan PT Cakrawala Langit Persada sebagai mitra pembinaan. Sinergi ini sejalan dengan semangat Pemasyarakatan, yakni membina dan mempersiapkan Warga Binaan agar mampu berdaya guna dan berdaya saing setelah menjalani masa pidana,” ungkapnya.
Kalapas juga menambahkan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi pengembangan unit usaha produktif di dalam lapas sekaligus mendukung program reintegrasi sosial Warga Binaan.
Salah satu Warga Binaan peserta pelatihan dengan inisial AR sangat bersyukur mengikuti kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman dan keterampilan baru yang bermanfaat.
“Saya sangat bersyukur bisa ikut pelatihan bakery ini. Selain menambah pengetahuan, kami juga belajar langsung praktik membuat roti yang lezat dan bernilai jual. Harapannya, keterampilan ini bisa saya manfaatkan setelah bebas nanti untuk bekerja atau membuka usaha kecil,” ungkap salah satu Warga Binaan peserta pelatihan.
Melalui pelatihan bakery ini, Lapas Cibinong menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang produktif, humanis, dan berkelanjutan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Warga Binaan yang siap kembali dan diterima di tengah masyarakat.
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
