Lapas Perempuan Manokwari Gandeng BRMP Papua Barat Perkuat Ketahanan Pangan Warga Binaan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 26

Lapas Perempuan Manokwari Gandeng BRMP Papua Barat Perkuat Ketahanan Pangan Warga Binaan (Dok. Istimewa)
MANOKWARI, Pastime News – Lapas Perempuan Kelas III Manokwari terus memperkuat komitmen terhadap ketahanan pangan.
Komitmen tersebut di wujudkan melalui kerja sama dengan BRMP Papua Barat.
Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Lapas Perempuan Kelas III Manokwari dan BRMP Papua Barat menegaskan sinergi strategis pembinaan kemandirian, pertanian modern adaptif, serta penguatan ketahanan pangan berkelanjutan bagi Warga Binaan.
Sebagai langkah nyata, kedua belah pihak menandatangani Nota Kesepahaman pada Rabu (21/1).
Kesepakatan ini mendukung peningkatan kualitas pembinaan kemandirian Warga Binaan.
Selanjutnya, kerja sama ini fokus pada peningkatan keterampilan ketahanan pangan.
Program ini mencakup pelatihan, pendampingan, serta pengembangan pertanian modern.
Selain itu, program ini juga meningkatkan keterampilan dan kapasitas petugas Pemasyarakatan.
Peningkatan tersebut mendukung pembinaan pertanian yang berkelanjutan di lingkungan Lapas.
Kepala Lapas Perempuan Manokwari, Lince Bela, menilai kerja sama ini sangat strategis.
“Kami berterima kasih kepada BRMP Papua Barat karena bersedia mendampingi Warga Binaan,” ujar Lince.
Sementara itu, Kepala BRMP Papua Barat, Dr. Yong Farmanta, menyampaikan apresiasi.
“Pendampingan ini menjadi kontribusi nyata dalam pemberdayaan dan peningkatan keterampilan Warga Binaan,” jelas Yong.
Melalui sinergi ini, kedua pihak menerapkan pertanian modern yang sesuai dengan kondisi lingkungan Lapas Perempuan Manokwari.
Dengan demikian, hasil program mendukung ketahanan pangan internal Lapas.
Selain itu, program ini menjadi sarana pembelajaran serta pemberdayaan bagi Warga Binaan.
Ke depan, Lapas Perempuan Manokwari optimis program ini bisa berjalan lebih optimal.
Optimisme ini sejalan dengan pembinaan humanis serta berorientasi masa depan Warga Binaan.
- Penulis: Husni
