Panen Lele Lapas Madiun Tegaskan Keberhasilan Pembinaan Kemandirian Warga Binaan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 22

Panen Lele Lapas Madiun Tegaskan Keberhasilan Pembinaan Kemandirian Warga Binaan (Dok. Istimewa)
MADIUN, Pastime News — Lapas Kelas I Madiun kembali mencatat pencapaian positif dari program pembinaan kemandirian melalui panen lele, Selasa (27/1).
Acara panen berlangsung di area Branggang Eco Park yang menjadi bukti bahwa pembinaan bidang perikanan terus berlangsung dengan baik.
Panen lele di Branggang Eco Park menunjukkan konsistensi pembinaan perikanan Lapas Kelas I Madiun sekaligus mendukung kemandirian pangan nasional.
Selain itu, program ini juga mendukung Asta Cita Presiden RI dan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan kemandirian pangan secara nyata.
Sebelumnya, Lapas telah mengubah lahan yang tidak di manfaatkan dengan baik menjadi kolam budidaya lele yang produktif.
Sekarang, lahan tersebut tidak hanya memberikan nilai ekonomis, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran keterampilan praktis.
Lebih lanjut, program perikanan ini membekali Warga Binaan dengan keahlian yang sangat bermanfaat setelah mereka kembali ke masyarakat.
Panen sebanyak 1.500 ekor lele menunjukkan hasil yang sukses dari pembinaan yang di lakukan secara konsisten.
Selain itu, keberhasilan berulang menunjukkan bahwa pola pembinaan yang di lakukan berjalan efektif dan berkelanjutan.
Kepala Lapas melalui Kepala Bidang Kegiatan Kerja, Nurma Yulianti, menegaskan komitmen terhadap pembinaan yang memberikan dampak langsung.
Ia menyampaikan bahwa panen berulang adalah bukti keseriusan Warga Binaan serta dukungan penuh dari petugas.
Menurutnya, pemanfaatan lahan tidur bertujuan untuk menanamkan semangat produktif dan kemandirian.
Di sisi lain, salah satu perwakilan Warga Binaan menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini memberikan pengetahuan tentang budidaya lele, dari perawatan hingga panen.
Selain itu, ia berharap keterampilan tersebut dapat digunakan setelah kembali ke masyarakat.
Dengan demikian, Lapas Kelas I Madiun terus menghadirkan pembinaan yang humanis dan produktif.
Pada akhirnya, program ini mendorong Warga Binaan menjadi pribadi yang mandiri dan siap berkontribusi positif di masa depan.
- Penulis: Husni
