Lapas Kotabaru Perkuat Pembinaan Kepribadian melalui Tausiyah Agama Berkelanjutan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 18

Lapas Kotabaru Perkuat Pembinaan Kepribadian melalui Tausiyah Agama Berkelanjutan (Dok. Istimewa)
KOTABARU, Pastime News – Lapas Kelas IIA Kotabaru mengadakan kegiatan tausiyah agama bagi Warga Binaan, Rabu (28/1).
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang dilakukan secara berkelanjutan dan terarah.
Kegiatan tausiyah agama rutin di Lapas Kelas IIA Kotabaru menjadi sarana strategis penguatan spiritual untuk membentuk Warga Binaan berakhlak, disiplin, dan siap berubah
Selain itu, tujuan dari kegiatan ini adalah memperkuat spiritual Warga Binaan agar mereka lebih berakhlak dan bertanggung jawab.
Dengan demikian, Warga Binaan di dorong untuk siap menjalani perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.
Tausiyah agama tersebut di laksanakan secara rutin dengan melibatkan petugas pembinaan dan pembimbing rohani.
Materi yang disampaikan di fokuskan pada penguatan keimanan, pembinaan moral, serta pemahaman tentang nilai-nilai keagamaan.
Selain itu, materi tersebut disiapkan sebagai bekal bagi Warga Binaan selama menjalani masa pembinaan.
Dengan pendekatan ini, pembinaan berjalan lebih menyentuh dan bermakna.
Kegiatan ini mendapat respons yang positif dari Warga Binaan.
Selain memberikan ruang untuk berrefleksi, kegiatan ini juga membawa ketenangan batin.
Melalui pendekatan keagamaan, Warga Binaan di ingatkan untuk menyadari kesalahan dan memperbaiki sikap mereka.
Selanjutnya, mereka mulai membangun komitmen untuk menjalani kehidupan yang lebih tertib dan bermakna.
Kepala Lapas Kotabaru, Doni Handriansyah, menegaskan bahwa pembinaan keagamaan mempunyai peran strategis dalam Pemasyarakatan.
Pembinaan kepribadian yang berbasis agama menjadi fondasi penting dalam membentuk sikap dan perilaku Warga Binaan.
Selain itu, kegiatan tausiyah yang konsisten di harapkan mampu mendorong perubahan yang nyata dan berkelanjutan.
Dalam hal yang sama, Kepala Subseksi Bimkemaswat, Aditya Rosyalena, menjelaskan dampak positif dari kegiatan tausiyah.
Kegiatan ini terbukti meningkatkan kedisiplinan dan sikap positif Warga Binaan.
Selain itu, kesadaran diri dan perilaku harian mereka menunjukkan perubahan yang signifikan.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Lapas Kotabaru mendukung 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026.
Dengan demikian, pembinaan di arahkan untuk mengubah sikap, mental, dan karakter Warga Binaan.
Akhirnya, Warga Binaan di harapkan siap kembali dan dapat berperan aktif di tengah masyarakat.
- Penulis: Husni
