Lapas Kelas I Madiun Konsisten Perkuat Karakter Pegawai melalui Kegiatan Jumat Menjemput Rahmat
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 28

Lapas Kelas I Madiun Konsisten Perkuat Karakter Pegawai melalui Kegiatan Jumat Menjemput Rahmat (Dok. Istimewa)
MADIUN, PAStime News — Lapas Kelas I Madiun terus memperkuat sifat dan kelakuan pegawainya melalui kegiatan rutin yang dilakukan setiap Jumat, yaitu Jumat Menjemput Rahmat.
Kegiatan pembinaan kerohanian ini di adakan secara terus-menerus setiap hari Jumat pagi di Musala At-Taubah.
Pembinaan kerohanian rutin ini menjadi sarana strategis Lapas Kelas I Madiun membangun spiritualitas, kebersamaan, serta integritas pegawai dan Warga Binaan
Selain itu, Jum’rah di ikuti oleh petugas, peserta magang, serta perwakilan dari Warga Binaan.
Karena itu, kegiatan ini menciptakan suasana yang beragama dan suasana persaudaraan di dalam lingkungan Lapas.
Selanjutnya, Jum’rah bertujuan untuk memperkuat iman dan meningkatkan ketenangan hati.
Pada saat yang sama, kegiatan ini memperkuat rasa persatuan dalam menjalankan tugas-tugas sehari-hari.
Rangkaian acara di mulai dengan membaca Surat Yasin dan Tahlil secara bersama-sama.
Kemudian, kegiatan di lanjutkan dengan doa bersama yang di pimpin oleh perwakilan petugas.
Selama acara berlangsung, suasana yang penuh khusyuk terasa sangat kuat di dalam musala.
Oleh karena itu, semangat kerja sama dan harapan mendapatkan berkah terlihat jelas dari semua peserta.
Kepala Lapas Kelas I Madiun, Andi Wijaya Rivai, menyatakan bahwa Jum’rah merupakan bagian dari pembinaan yang berkelanjutan.
Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam memperkuat mental dan spiritual.
“Melalui Jum’rah, kami berharap semua pihak dapat memperkuat iman serta menganggap nilai agama sebagai dasar dalam bertindak,” kata dia.
“Pembinaan kerohanian menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan menjaga integritas,” tambahnya, Jumat (30/1).
Sementara itu, perwakilan petugas, M. Wildan, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Jum’rah.
Ia merasa kegiatan ini memberi manfaat dalam hal spiritual sekaligus memperkuat rasa persatuan.
“Kegiatan Jum’rah membantu kami merasa tenang dan memulai hari Jumat dengan penuh keberkahan,” kata dia.
“Selain melaksanakan ibadah, kegiatan ini juga berperan dalam memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan di antara para pegawai,” tuturnya.
Dengan menjalankan kegiatan secara teratur, Lapas Kelas I Madiun berharap mampu mengembangkan semangat religius yang berkelanjutan.
Nilai-nilai positif di harapkan terus di perkuat di seluruh elemen Lapas.
- Penulis: Husni
