Lapas Kotabaru Optimalkan Peran Wali Pemasyarakatan untuk Perkuat Pembinaan Warga Binaan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 22

Lapas Kotabaru Optimalkan Peran Wali Pemasyarakatan untuk Perkuat Pembinaan Warga Binaan
KOTABARU, PAStime News – Melalui kegiatan perwalian berkelanjutan, Lapas Kelas IIA Kotabaru memperkuat komunikasi dua arah, penilaian pembinaan objektif, serta pendampingan humanis guna mendorong perubahan perilaku positif dan kesiapan reintegrasi sosial Warga Binaan.
Selain itu, upaya tersebut di wujudkan melalui kegiatan perwalian pada Sabtu, 31 Januari.
Selanjutnya, Wali Pemasyarakatan Junian Ramadhani melaksanakan perwalian bersama Warga Binaan dalam pendampingannya.
Lebih lanjut, kegiatan ini mencakup pendampingan, pengamatan, serta pencatatan perkembangan pembinaan dan perilaku Warga Binaan.
Kemudian, melalui pertemuan langsung, Wali Pemasyarakatan menggali kondisi psikologis, sosial, serta kendala pembinaan.
Sementara itu, Junian menegaskan perwalian menjadi sarana penting membangun komunikasi dua arah secara personal.
“Melalui perwalian, kami memantau perkembangan pembinaan sekaligus memberikan pendampingan secara personal,” jelas Junian Ramadhani.
“Hasil perwalian menjadi bahan penilaian SPPN dan dasar pemenuhan hak bersyarat,” tambahnya.
Di sisi lain, salah satu Warga Binaan berinisial S menyampaikan rasa syukur atas pendampingan Wali Pemasyarakatan.
Ia merasa di perhatikan serta memperoleh arahan selama menjalani proses pembinaan.
“Kami merasa diperhatikan dan di bimbing untuk berubah ke arah yang lebih baik,” ungkap S.
Selain itu, Warga Binaan lainnya menilai kegiatan perwalian memberikan motivasi untuk terus berperilaku baik.
Pendampingan berkelanjutan membantu mereka memahami tahapan pembinaan serta kewajiban yang harus di penuhi.
Sementara itu, Kepala Lapas Kotabaru, Doni Handriansyah, menegaskan komitmen optimalisasi peran Wali Pemasyarakatan.
“Perwalian dan penilaian SPPN menjadi bagian penting pembinaan serta dasar pemenuhan hak bersyarat,” tegas Doni Handriansyah.
Dengan demikian, Lapas Kotabaru berharap pembinaan berjalan lebih terarah, objektif, dan humanis.
Pada akhirnya, kegiatan perwalian mendorong perubahan perilaku positif serta kesiapan Warga Binaan kembali ke masyarakat.
- Penulis: Husni
