Rutan Majene Gelar Penyuluhan Kesehatan Mental untuk Perkuat Empati Warga Binaan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 26

Rutan Majene Gelar Penyuluhan Kesehatan Mental untuk Perkuat Empati Warga Binaan (Dok. Istimewa)
Majene, Pastime News — Pada Senin (2/2), Lapas Kelas IIB Majene melakukan sosialisasi tentang kesehatan mental di area perumahan Blok.
Sejak awal, petugas memberikan materi dengan menggunakan brosur informatif yang singkat dan mudah di pahami.
Melalui penyuluhan bertema kesenjangan empati, Rutan Majene mendorong kesehatan mental, keharmonisan sosial, dan dukungan emosional berkelanjutan
Selanjutnya, kegiatan ini bertujuan memperkuat rasa empati di antara para warga binaan secara berkelanjutan.
Oleh karena itu, mereka di harapkan lebih perhatian, bisa saling memahami, dan saling membantu selama melakukan masa pelatihan.
Selanjutnya, petugas mengumpulkan beberapa Warga Binaan di satu titik dalam blok perumahan tersebut.
Oleh karena itu, materi dapat di sampaikan dengan baik dan tepat sasaran.
Materi tersebut membahas tema The Empathy Gap secara menyeluruh dan dapat di terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Selanjutnya, petugas menjelaskan arti empati dan konsep kesenjangan empati.
Selain itu, materi tersebut juga membahas tentang penyebab, dampak negatif, serta langkah-langkah yang dapat di ambil untuk mengurangi kesenjangan empati dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, petugas kesehatan di Rutan Majene, Fitri, mengatakan
Kesenjangan empati sering kali memicu masalah psikologis.
Ia menjelaskan bahwa penyuluhan membantu warga binaan memahami perspektif orang lain.
Dengan pendekatan ini, warga binaan bisa mengatur perasaan dan mengurangi kemungkinan terjadinya konflik.
Selanjutnya, Fitri berharap para warga binaan dapat menerapkan semua materi yang di ajarkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menilai bahwa rasa peduli dan saling mendukung mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat secara mental.
Di sisi lain, Warga Binaan yang bernama Wahyudi menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan penyuluhan tersebut.
Ia mendapat manfaat langsung karena bisa merasakan perasaan sesama warga binaan.
kegiatan tersebut membantu membangun ketahanan, rasa hormat satu sama lain, serta kemampuan mengelola perasaan.
Sementara itu, Kepala Rutan Majene, Christy Jozef Thenu, menjelaskan
Bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pelatihan kepribadian.
Ia menegaskan bahwa penyuluhan tersebut mencerminkan sikap peduli terhadap kesehatan mental dan sosial para Warga Binaan.
Dengan meningkatnya rasa empati, lingkungan tempat tinggal di harapkan menjadi lebih harmonis, aman, dan mendukung.
Selanjutnya, Christy menegaskan komitmen untuk terus menerus menerapkan program serupa secara berkelanjutan.
Ia mengatakan bahwa
kesehatan mental memiliki dampak yang sangat penting terhadap keberhasilan proses pelatihan warga binaan.
Akhirnya, Rutan Majene menunjukkan komitmen untuk mendukung kesehatan mental dengan memberikan pelatihan yang bernuansa pendidikan, manusiawi, dan berkelanjutan.
- Penulis: Husni
