Lapas Batulicin Panen 35 Kilogram Kangkung, Perkuat Pembinaan Kemandirian dan Ketahanan Pangan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 20

Lapas Batulicin Panen 35 Kilogram Kangkung, Perkuat Pembinaan Kemandirian dan Ketahanan Pangan
BATULICIN,PAStime News – Melalui pemanfaatan sarana pertanian dan pendampingan berkelanjutan, Lapas Batulicin membekali Warga Binaan keterampilan pertanian bernilai guna sekaligus mendukung Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan secara produktif dan berkesinambungan.
Lapas Kelas III Batulicin melaksanakan panen 35 kilogram kangkung di area sarana pertanian.
Melalui kegiatan ini, Lapas Batulicin memperkuat pembinaan kemandirian Warga Binaan.
Selain itu, petugas bersama Warga Binaan terlibat langsung dalam seluruh proses panen.
Sebelumnya, Warga Binaan mengikuti pembinaan budidaya sejak penanaman hingga perawatan.
Selanjutnya, Kepala Subseksi Pembinaan, Harry Indrawan, menjelaskan manfaat program pertanian tersebut.
Melalui pertanian, Warga Binaan belajar keterampilan, kerja keras, tanggung jawab, dan kerja sama.
Program ini membekali mereka keterampilan praktis untuk berguna setelah masa pembinaan.
Sementara itu, salah satu Warga Binaan berinisial M menyampaikan kebanggaannya mengikuti kegiatan berkebun.
Kami senang bisa berkebun dan memanen hasilnya bersama.
Selain kegiatan positif, kami ikut mendukung program ketahanan pangan.
Di sisi lain, Kepala Lapas Batulicin, Arifin Akhmad, menegaskan fokus penguatan ketahanan pangan.
Panen kangkung ini menunjukkan komitmen pemberdayaan Warga Binaan secara berkesinambungan.
Kegiatan ini juga mendukung pengembangan Lapas yang produktif dan berdampak positif.
Lebih lanjut, Lapas Batulicin akan memanfaatkan hasil panen secara optimal.
Sebagian kangkung digunakan untuk dapur sehat, sementara sisanya dipasarkan ke masyarakat.
Ke depan, Lapas Batulicin berkomitmen mengembangkan pertanian dengan komoditas bernilai ekonomi tinggi.
Dengan demikian, Warga Binaan tetap produktif selama pidana dan siap berkontribusi setelah bebas.
Selain itu, kegiatan ini mendukung Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Program tersebut menekankan kemandirian pangan melalui pertanian, perikanan, dan peternakan.
Akhirnya, pemberdayaan pertanian membentuk karakter disiplin, kerja keras, dan tanggung jawab.
Melalui pembinaan ini, Lapas Batulicin menyiapkan Warga Binaan menjadi anggota masyarakat produktif dan bermartabat.
- Penulis: Husni
