Rutan Rantau Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Binaan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 27

Rutan Rantau Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Binaan (Dok. Istimewa)
Melalui pembacaan Qasidah Burdah dan selawat yang di laksanakan secara khidmat, Rutan Kelas IIB Rantau menegaskan komitmen pembinaan keagamaan berkelanjutan
RANTAU, Pastime News – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rantau menggelar pembacaan Qasidah Burdah dan doa selawat bersama para warga binaan, Jumat (6/2).
Kegiatan tersebut berlangsung secara khidmat di Masjid Al-Hidayah sebagai bagian dari upaya pembinaan kepribadian yang berbasis pada aspek keagamaan.
Selanjutnya, suara selawat berkumandang, menciptakan suasana yang penuh keagamaan, tenang, dan penuh kerinduan hati.
Oleh karena itu, kegiatan ini memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus membentuk kesadaran moral para warga binaan saat menjalani masa hukuman.
Sementara itu, Kepala Rutan Rantau, Renaldi Hutagalung, menegaskan komitmen terhadap pembinaan mental dan rohani yang di lakukan secara berkelanjutan.
Pembacaan Qasidah Burdah dan selawat bukan hanya kebiasaan biasa, tetapi juga cara untuk membentuk karakter dan meningkatkan kesadaran diri,” kata Renaldi.
Selanjutnya, ia menekankan bahwa pemenuhan hak spiritual tetap di lakukan sebagai bagian dari pembinaan yang menyeluruh.
Di sisi lain, Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Warliani, menilai kegiatan tersebut membantu membangun ketenangan dan kedisiplinan pada Warga Binaan.
Kami melihat perubahan sikap yang lebih tenang, terarah, dan bertanggung jawab dari para warga binaan,” kata Warliani.
Selain itu, pembinaan rohani di anggap sangat efektif dalam meningkatkan kesadaran akan hukum serta tanggung jawab pribadi.
Tidak hanya itu, salah satu warga binaan yang berinisial MJ juga memberikan kesan positif terhadap kegiatan tersebut.
Qasidah Burdah dan selawat membantu hati menjadi lebih damai serta mengingatkan kami agar terus memperbaiki diri,” katanya.
Akhirnya, lewat pembinaan keagamaan yang terarah, Rutan Rantau menegaskan bahwa sistem pemasyarakatan yang di jalankan bersifat manusiawi dan berkelanjutan.
Dengan harapan, kegiatan ini dapat memperkuat iman para warga binaan, sehingga mereka dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan lebih bertanggung jawab.
- Penulis: Husni
