Lapas Kelas IIA Purwokerto Perkuat Pengelolaan Sampah Berkelanjutan melalui Program Terpadu
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 17

Lapas Kelas IIA Purwokerto Perkuat Pengelolaan Sampah Berkelanjutan melalui Program Terpadu
PURWOKERTO,PAStime News – Program Pengolahan Sampah Terpadu di kembangkan sebagai wujud tanggung jawab lingkungan, dukungan kebijakan pemerintah, serta penguatan pembinaan kemandirian Warga Binaan.
Lapas Kelas IIA Purwokerto menunjukkan komitmen nyata dalam menangani permasalahan sampah secara berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Oleh karena itu, pengelolaan sampah di lakukan secara tertib untuk menjaga kebersihan lingkungan Lapas dan sekitarnya.
Selain itu, langkah ini sejalan dengan dukungan terhadap program pemerintah di bidang pengelolaan sampah berkelanjutan.
Sebagai implementasi, Lapas Purwokerto mengembangkan Program Pengolahan Sampah Terpadu berbasis pembinaan kemandirian Warga Binaan.
Dengan demikian, sampah di pandang sebagai sumber daya yang memiliki nilai guna.
Selanjutnya, berbagai inovasi di terapkan melalui budidaya maggot, produksi kompos, serta pengolahan Refuse Derived Fuel.
Tidak hanya itu, seluruh kegiatan di arahkan pada prinsip ramah lingkungan dan keberlanjutan.
Selanjutnya, Kepala Lapas Purwokerto melalui Kepala Seksi Kegiatan Kerja menegaskan pentingnya kontribusi nyata terhadap lingkungan.
Oleh sebab itu, program ini di arahkan untuk menciptakan lingkungan Lapas yang bersih dan sehat.
Selain itu, Warga Binaan di bekali keterampilan bernilai guna yang mendukung pengurangan permasalahan sampah daerah.
Dalam mendukung optimalisasi program, Lapas Purwokerto menjalin kerja sama strategis dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas.
Tidak hanya mengelola sampah internal, Lapas Purwokerto menerima kiriman sampah dari luar secara rutin.
Selanjutnya, sampah sebanyak lima ton per pengiriman di olah terpadu dari TPST Gawa Berkah Sokaraja.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas menyampaikan apresiasi atas peran aktif Lapas Purwokerto.
Dengan demikian, kolaborasi lintas sektor dinilai mampu mengurangi beban sampah daerah.
Selain itu, pemanfaatan sampah berkelanjutan dan bernilai ekonomi terus di dorong melalui sinergi tersebut.
Pada akhirnya, Program Pengolahan Sampah Terpadu di harapkan terus berkontribusi mengurangi permasalahan sampah di Kabupaten Banyumas.
Oleh karena itu, sinergi antara Lapas dan pemerintah daerah di harapkan semakin kuat.
Selain mendukung lingkungan, pembinaan kemandirian Warga Binaan terus di perkuat melalui keterampilan ramah lingkungan dan bernilai ekonomi.
- Penulis: Husni
