Penguatan Kemandirian WBP Lapas Kotabaru
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 15

Penguatan Kemandirian WBP Lapas Kotabaru (Dok. Istimewa)
KOTABARU, PAStime News – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kotabaru terus mengembangkan pelatihan kemandirian yang berfokus pada keterampilan ekonomi.
Selain itu, pelatihan dalam membordir motif kain sasirangan juga di kembangkan dengan menggunakan mesin bordir yang modern.
Oleh karena itu, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan produktif yang memiliki nilai ekonomi bagi para Warga Binaan.
Sementara itu, proses bordir di lakukan secara teratur dengan menggunakan teknologi yang akurat.
Sebab itu, mesin mampu menciptakan pola yang rapi dan detailnya tetap konsisten.
Selanjutnya, proses di mulai dari tahapan desain, pemasangan kain, hingga proses bordir yang di lakukan dengan penuh ketelitian.
Akibatnya, setiap pekerjaan membutuhkan konsentrasi yang sangat tinggi dan disiplin kerja yang optimal.
Dalam pelaksanaannya, setiap detail bordiran di lakukan dengan hati-hati oleh warga binaan.
Selanjutnya, petugas melakukan pengawasan yang sangat ketat untuk memastikan kualitas hasil produksi tetap baik.
Dengan demikian, pendampingan tersebut juga membantu menanamkan standar kerja yang profesional serta rasa disiplin.
Kepala Lapas Kotabaru, Doni Handriansyah, menekankan betapa pentingnya pelatihan tersebut.
Ia menyampaikan,
Kami mendorong warga binaan untuk mempelajari keterampilan yang sesuai dan memiliki nilai ekonomi.”
Lebih lanjut, ia menambahkan,
Menggunakan mesin bordir modern diharapkan bisa meningkatkan kualitas produk dan membuka kesempatan bisnis di masa depan.”
Salah satu warga binaan dengan inisial S juga memberikan tanggapan mengenai hal tersebut.
Ia mengatakan,
Kami berusaha bekerja dengan teliti dan rapi agar hasil bordir yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik.”
Kemudian, ia menambahkan,
Dengan bimbingan petugas, kami lebih memahami proses produksi secara benar.”
Selain membuat bordir, Lapas juga memproduksi keripik pisang yang memiliki kualitas baik.
Proses produksi di lakukan secara teratur mulai dari pemilihan bahan baku hingga tahap pengemasan.
Dengan demikian, setiap tahapan memastikan rasa dan kenyal produk tetap konsisten.

Penguatan Kemandirian WBP Lapas Kotabaru (Dok. Istimewa)
Selama proses produksi berlangsung, penerapan standar kebersihan di lakukan dengan sangat ketat.
Kalapas menyatakan bahwa kebersihan menjadi prioritas utama dalam kegiatan tersebut.
Ia mengatakan,
Produksi keripik pisang ini tidak hanya fokus pada kualitas rasa, tetapi juga membantu membentuk rasa disiplin dan tanggung jawab kerja para Warga Binaan, agar mereka siap mandiri ketika kembali ke masyarakat.”
Selanjutnya, salah satu warga binaan yang memiliki inisial J memberikan informasi tentang manfaat dari kegiatan tersebut.
Ia mengatakan,
Kami terus belajar mempertahankan rasa yang enak dan menjaga kebersihan selama proses produksi.”
Kemudian, ia menambahkan,
Kegiatan ini memberikan pengalaman yang berharga serta keterampilan yang bisa digunakan setelah keluar dari penjara nanti.”
Akhirnya, program kemandirian ini selaras dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan tahun 2026.
Dengan demikian, Lapas Kotabaru bertekad memberikan pelatihan yang bermanfaat, spesifik, dan berkelanjutan.
- Penulis: Husni
