Panen Kangkung SAE 2 Lapas Banjarmasin Perkuat Pembinaan Kemandirian
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 17

Panen Kangkung SAE 2 Lapas Banjarmasin Perkuat Pembinaan Kemandirian (Dok. Istimewa)
BANJARMASIN, PAStime News – Pertama, suasana Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banjarmasin terlihat hijau dan penuh produktivitas, Sabtu (21/2).
Selanjutnya, panen di lakukan di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) 2.
Kemudian, para warga binaan memanen kangkung dengan cara memotong menggunakan gunting.
Selain itu, para pelatih juga turut hadir untuk mendampingi seluruh proses.
Bagus Paras Etika, yang menjabat sebagai Kepala Seksi Kegiatan Kerja, langsung turun ke lapangan.
Sementara itu, Kepala Subseksi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja, Obi Noverianda, turut memantau pelaksanaan kegiatan tersebut.
Selanjutnya, metode pengguntingan di lakukan dengan memotong batang sepanjang 2 hingga 3 sentimeter di atas pangkal.
Dengan demikian, akar tidak di keluarkan, sehingga tanaman bisa tumbuh kembali.
Oleh karena itu, kangkung bisa di panen berulang kali secara berkelanjutan.
Tidak hanya itu, teknik ini juga membantu menjaga kualitas hasil panen.
Sekaligus, metode tersebut membantu melatih ketelitian dan rasa disiplin para Warga Binaan.
Mengenai hal tersebut, Obi Noverianda menegaskan betapa pentingnya pembentukan karakter.
Ia mengatakan,
Pembinaan kemandirian seperti ini mengajarkan prosesnya.”
Lebih lanjut, ia menambahkan,
Tanaman yang dirawat dengan sabar akan tumbuh kembali dan memberikan hasilnya.”
Selain itu, ia menekankan,
Kami berharap warga binaan dapat memahami pentingnya konsistensi dan ketekunan dalam berbagai aspek kehidupan.”
Sementara itu, Bagus Paras Etika menekankan peran penting yang di mainkan oleh tim pelatihan.
Ia mengatakan,
Kami tidak hanya mengawasi, tetapi juga ikut serta mendampingi dan memastikan bahwa proses berjalan lancar.”
Selanjutnya, ia menekankan,
Ini adalah bagian dari komitmen agar pelatihan tersebut benar-benar memberikan manfaat.”
Di sisi lain, Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, juga memberikan apresiasi terhadap semangat yang di miliki oleh para Warga Binaan.
Ia menegaskan,
Pembinaan harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.”
Selanjutnya, ia menjelaskan,
Dari lahan yang sederhana ini, kami ingin menghasilkan keterampilan yang berguna.”
Sementara itu, salah satu warga binaan, AR, mengatakan bahwa dirinya merasa bangga bisa terlibat langsung.
Ia mengatakan,
Kami belajar mulai dari awal hingga saat panen.”
Kemudian, ia menjelaskan,
Dengan cara memotong, kangkung bisa tumbuh kembali.”
Akhirnya, ia mengatakan,
Senang rasanya karena usaha kami akhirnya membuahkan hasil.”
Dengan demikian, panen kangkung di SAE 2 menunjukkan bahwa pembinaan yang di lakukan benar-benar berjalan nyata.
Selain urusan administratif, program pelatihan juga hadir secara langsung untuk mendampingi serta menumbuhkan harapan baru.
- Penulis: Husni
