Lima UPT Lampung Resmikan Dapur Sehat
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 16

Lima UPT Lampung Resmikan Dapur Sehat (Dok. Istimewa)
LAMPUNG, PAStime News – Lima Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan Kantor Wilayah Ditjenpas Lampung secara resmi memiliki Dapur Sehat, pada hari Minggu (22/2).
Peresmian di lakukan oleh Mashudi yang bertindak sebagai Direktur Jenderal Pemasyarakatan.
Dengan demikian, komitmen terhadap pemenuhan layanan dasar kembali di tegaskan.
Selain itu, langkah ini juga membantu meningkatkan kualitas layanan di daerah Lampung.
Peresmian tersebut di lakukan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung.
Kemudian, kegiatan tersebut juga melibatkan Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung.
Selanjutnya, upacara peresmian di laksanakan di Rumah Tahanan Negara Kelas I Bandar Lampung.
Selain itu, Lapas Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung juga di resmikan.
Terakhir, kegiatan tersebut melibatkan Lapas Kelas IIB Kota Agung.
Dengan demikian, lima unit pelaksanaan teknis kini telah memiliki fasilitas Dapur Sehat.
Program ini merupakan bagian dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Fokusnya mencakup peningkatan kualitas layanan dasar serta profesionalisme para petugas.
Selain itu, penguatan pelatihan bagi Warga Binaan juga terus di lakukan.
Di sisi lain, Mashudi memberikan apresiasi kepada para petugas di wilayah tersebut.
Ia mengatakan,
Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim di Kanwil Ditjenpas Lampung serta semua petugas dan mitra kerja.”
Selanjutnya, ia berpesan,
Harapan kami, unit pelayanan lain segera mewujudkan layanan Dapur Sehat.”
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Lampung, Jalu Yuswa Panjang, menjelaskan arti dari program tersebut.
Ia menegaskan,
Peresmian ini merupakan tindakan nyata untuk memastikan terpenuhinya hak dasar warga binaan.”
Menurutnya, Dapur Sehat menunjukkan bentuk pemasyarakatan yang lebih manusiawi dan hasilnya produktif.

Lima UPT Lampung Resmikan Dapur Sehat (Dok. Istimewa)
Selain peresmian, kegiatan sosial turut di laksanakan.
Selain itu, pemeriksaan kesehatan gratis di berikan kepada para Warga Binaan.
Kemudian, bantuan sosial yang berasal dari program ketahanan pangan dan UMKM mulai di salurkan.
Selain itu, buka puasa bersama di adakan sebagai cara untuk memperkuat rasa kebersamaan.
Dengan demikian, Pemasyarakatan tidak hanya memenuhi hak dasar seseorang.
Namun, program ini juga mendorong pengembangan keterampilan produktif yang berkelanjutan.
- Penulis: Husni
