Breaking News
light_mode
Popular Tags
Beranda » Sosial » METI: ESG adalah Kunci Masa Depan Investasi Hijau RI

METI: ESG adalah Kunci Masa Depan Investasi Hijau RI

  • account_circle mamang
  • calendar_month
  • visibility 67

PAStime News, Jakarta – Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) menilai penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dapat menjadi peluang bagi pengembangan investasi hijau di Indonesia, seiring dengan meningkatnya tuntutan global terhadap praktik bisnis berkelanjutan.

Wakil Ketua Dewan Pengawas METI Herman Darnel Ibrahim mengatakan ESG saat ini bukan lagi sekadar tren, tetapi telah menjadi kerangka utama investasi dan bisnis global untuk menjawab tantangan perubahan iklim.

Bagi Indonesia yang memiliki kekayaan sumber daya alam, hal ini di nilai sangat terdampak oleh arah baru ini.

“ESG adalah bentuk nyata dari praktik sustainability. ESG kini wajib, terutama bagi perusahaan ekspor dan energi,” ujar Herman dalam Bisnis Indonesia Midyear Challenges 2025, Selasa (29/7/2025).

Herman menjelaskan dalam aspek lingkungan, transisi energi bersih menjadi sorotan utama sejak negara maju menggaungkan beralih dari energi fosil, seperti batu bara, ke energi terbarukan seperti PLTS, PLTA, biomassa dan lainnya.

Perubahan ini berdampak pada Indonesia yang didorong mengurangi PLTU batu bara dan mempercepat energi terbarukan seperti panas bumi dan biodiesel.

Kebijakan Uni Eropa seperti CBAM turut memengaruhi ekspor Indonesia, termasuk sawit, nikel, dan batu bara.
Komoditas yang tidak memenuhi standar emisi karbon dapat di kenai pajak tambahan saat memasuki pasar Uni Eropa.

“Indonesia juga terdampak oleh EU Deforestation Regulation (EUDR), yang melarang impor produk hasil deforestasi. Hal ini menuntut produk ekspor Indonesia, seperti sawit, karet, dan kayu untuk terbukti bebas dari praktik deforestasi,” jelasnya.

Sementara dalam aspek tata kelola, ESG mendorong peningkatan transparansi, praktik anti-korupsi, serta pelaporan keberlanjutan melalui Global ESG Disclosure Standard. Perusahaan yang telah melantai di Bursa Efek Indonesia wajib mulai menyusun dan mempublikasikan laporan keberlanjutan secara berkala.

Namun, penerapan ESG secara serius di nilai membuka jalan bagi pendanaan dan investasi hijau. Di sektor energi, peluang muncul lewat pengembangan PLTS, panas bumi, hingga baterai kendaraan listrik (EV).

Beberapa instrumen pembiayaan berbasis ESG yang mulai berkembang di Indonesia antara lain Green Bond, Sustainability-linked Loan (SLL), serta perdagangan karbon.

Herman mencontohkan PT Pupuk Indonesia yang mendapat pinjaman berbasis ESG (SLL) Rp600 juta dengan insentif bunga setelah capai target keberlanjutan.

“Pasar karbon juga mulai berkembang. Perdagangan karbon PLTU dan proyek REDD+ bisa menghasilkan kredit karbon, yang menjadi daya tarik bagi investor asing,” imbuhnya.

METI mendorong penguatan ESG nasional lewat harmonisasi regulasi keuangan hijau dan insentif pajak seperti tax allowance dan bebas pajak green bond.

Kemudian, mendorong skema blended finance (gabungan pendanaan publik dan swasta), penguatan peran bank hijau seperti BNI dan BRI, pengembangan Indonesia Carbon Exchange agar lebih likuid, serta peningkatan jumlah penerbitan green bond oleh BUMN dan swasta.

Herman menyarankan Indonesia meniru Malaysia yang mengenakan iuran 1% dari tagihan listrik untuk mendanai energi bersih. Namun, dia menekankan bahwa kebijakan tersebut harus di rancang sedemikian rupa agar tidak membebani masyarakat kecil.

“ESG harus di terapkan bukan hanya untuk menjawab tekanan global, tapi juga untuk memperkuat daya saing ekonomi nasional. Tanpa ESG, kita bisa tertinggal di peta perdagangan dunia,” pungkasnya.

  • Penulis: mamang

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat UMKM, Lapas Kotabaru Kembangkan Proses Produksi Kain Sasirangan

    Perkuat UMKM, Lapas Kotabaru Kembangkan Proses Produksi Kain Sasirangan

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Ghiffary Alfiansyach
    • visibility 6
    • 0Komentar

    PAStime News, KOTABARU – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru terus perkuat pembinaan kemandirian Warga Binaan melalui kegiatan pelepasan benang kain sasirangan, Jumat (2/1). Kegiatan ini merupakan pengembangan produk unggulan Lapas yang berorientasi pada peningkatan kualitas dan nilai jual hasil karya Warga Binaan. Proses produksi sasirangan kali ini menghilangkan benang ikatan atau pola setelah kain melalui tahap […]

  • Garuda Muda Wajib Waspada!! Filipina U-22 Tampil Menggila, Bekuk Myanmar 2-0 Jelang Hadapi Indonesia

    Garuda Muda Wajib Waspada!! Filipina U-22 Tampil Menggila, Bekuk Myanmar 2-0 Jelang Hadapi Indonesia

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Ghiffary Alfiansyach
    • visibility 19
    • 0Komentar

    PAStime News, JAKARTA – Timnas Indonesia U-22 bersiap memulai perjalanan mereka di SEA Games 2025 dengan menghadapi Filipina pada laga perdana Grup C, Senin (8/12/2025), di 700 Anniversary Stadium, Chiang Mai. Meski Indonesia memiliki tradisi kuat di turnamen ini, kewaspadaan tinggi wajib dipasang karena Filipina U-22 datang dengan performa impresif. Filipina membuka langkah mereka di Grup […]

  • Lapas Kelas III Wahai dan Gereja Katolik Paroki Santa Maria Immaculata Wahai teken PKS untuk memperkuat pembinaan kerohanian warga binaan Katolik secara berkelanjutan. (Dok: Humas Lapas Wahai)

    Sinergi Lapas Wahai dan Paroki Santa Maria Immaculata

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 58
    • 0Komentar

    PAStime News, Wahai – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai menjalin kerjasama dengan Gereja Katolik Paroki Santa Maria Immaculata Wahai dalam rangka memperkuat pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan yang beragama Katolik. Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut di tandatangani di ruangan Aula Lapas, Kamis (25/9) sebagai bentuk kolaborasi efektif menuju pembinaan berkelanjutan. Kerjasama Lapas Wahai dan […]

  • Bazar Pengukuhan PIPAS, Lapas Narkotika Karang Intan Tampilkan Produk Unggulan (Dok. Istimewa)

    Bazar Pengukuhan PIPAS, Lapas Narkotika Karang Intan Tampilkan Produk Unggulan

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Husni
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Banjarbaru, PAStime News – Lapas Narkotika Karang Intan tampil pada bazar karya Warga Binaan.Kegiatan berlangsung saat pengukuhan Ketua dan Pengurus PIPAS Cabang Periode 2025–2030 di Aula Lapas Banjarbaru, Sabtu (7/12).Selain itu, bazar ini menghadirkan suasana penuh dukungan terhadap pembinaan lapas. Lapas menampilkan berbagai produk hasil pembinaan kemandirian.Namun, Teh Mint Laskarin menjadi fokus utama karena kualitas […]

  • Lapas Kelas IIB Tual bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Maluku Tenggara kembali menyelenggarakan pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan, Selasa (2/9). (Dok: Humas Lapas Tual)

    Lapas Tual Perkuat Keimanan dan Toleransi Warga Binaan

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 37
    • 0Komentar

    PAStime News, Langgur – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Maluku Tenggara kembali menyelenggarakan pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan, Selasa (2/9). Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai toleransi, meningkatkan keimanan, membentuk karakter, serta memberikan motivasi bagi Warga Binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik. Plh. Kepala Lapas Kelas IIB Tual, Martha, […]

  • Lapas Curup Lakukan Kontroling dan Pemeriksaan WBP

    Lapas Curup Koontrol Keliling dan Pemeriksaan Kesehatan Warga Binaan

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 62
    • 0Komentar

    PAStime News – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Curup terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kepada Warga Binaan. Salah satu wujud nyata upaya ini adalah kontrol keliling dan pemeriksaan kesehatan langsung di blok hunian. Pada Rabu (11/06), kegiatan di mulai pukul 09.15 WIB di Blok F (Isolasi), melibatkan tim kesehatan Lapas yang di dampingi […]

expand_less