Lapas Namlea Gandeng BNNK Buru Wujudkan Lapas Bersih dari Narkoba
- account_circle mamang
- calendar_month
- visibility 43

Lapas Namlea berkomitmen untuk BERSINAR, mewujudkan lembaga pemasyarakatan tanpa narkoba dengan dukungan BNNK. (Dok: Humas Lapas Namlea)
PAStime News, Namlea, 14 Oktober 2025 – Dalam upaya mewujudkan Lembaga Pemasyarakatan yang bebas dari narkoba, Lapas Kelas III Namlea menjalin kerja sama strategis dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Buru. Kerja sama ini di lakukan melalui penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama (PKS). Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (14/10).
Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Namlea BERSINAR (Bersih dari Narkoba) dalam mengoptimalkan fungsi pelayanan. Hal ini juga mencakup pembinaan dan perawatan warga binaan, sebagaimana di amanatkan dalam Undang-Undang Pemasyarakatan Nomor 22 Tahun 2022.
Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy, menegaskan pentingnya sinergi dengan BNNK dalam rangka P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika).
“Kerja sama ini adalah bentuk keseriusan kami dalam mewujudkan Lapas zero narkoba. BNNK Buru memiliki tugas strategis dalam memerangi narkoba, dan sinergi ini membuka ruang rehabilitasi serta edukasi berkelanjutan bagi warga binaan,” ujar Marasabessy.
Salah satu poin penting dalam kerja sama ini adalah pelaksanaan program rehabilitasi bagi narapidana pengguna narkotika. Program ini menjadi bagian dari hak perawatan warga binaan, selain pelayanan kesehatan dan pemenuhan kebutuhan dasar lainnya.
“Rehabilitasi bukan hanya soal menghentikan penggunaan narkoba, tapi juga menyasar akar permasalahan dan membekali narapidana dengan keterampilan untuk hidup sehat tanpa ketergantungan,” jelas Kalapas.
Sementara itu, Kepala BNNK Buru, Syarifah Lulu Assagaf, menyampaikan apresiasinya atas komitmen Lembaga Pemasyarakatan Namlea dalam mendukung program P4GN secara aktif.
“Kami siap bersinergi melalui pertukaran informasi, penyuluhan, kampanye anti narkoba, serta kegiatan rutin seperti razia dan tes urin di Lapas. Ini adalah langkah nyata untuk memperkuat pencegahan narkoba,” ungkap Lulu.
Kolaborasi ini memperkuat pembinaan di Lapas Namlea dalam mencegah narkoba dan membentuk warga binaan yang siap kembali ke masyarakat.
- Penulis: mamang
