Abdul Samad Rumuar Resmi Pimpin Lapas Kelas III Bandanaira, Perkuat Kontinuitas Kinerja Pemasyarakatan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 14

Abdul Samad Rumuar Resmi Pimpin Lapas Kelas III Bandanaira, Perkuat Kontinuitas Kinerja Pemasyarakatan (Dok. Istimewa)
BANDA NAIRA, Pastime News – Lapas Kelas III Bandanaira kini memiliki pemimpin baru.
Abdul Samad Rumuar secara resmi dilantik sebagai Kepala Lapas Bandanaira.
Pelantikan tersebut dipimpin oleh Kakanwil Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro.
Abdul Samad Rumuar menggantikan posisi Mikha sebagai Kepala Lapas Bandanaira.
Pelantikan pimpinan baru ini menandai kesinambungan kepemimpinan Lapas Bandanaira untuk menjaga stabilitas keamanan, integritas organisasi, serta peningkatan kualitas pelayanan dan pembinaan Warga Binaan
Pergantian ini berdasarkan Surat Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia.
Nomor Surat Keputusan tersebut adalah SEK-72319.
SA.12, yang di keluarkan pada tanggal 22 Desember 2025.
Acara pelantikan dan pengambilan sumpah berlangsung di Kanwil Ditjenpas Maluku.
Pelantikan di laksanakan pada hari Senin (12/1).
Di sisi lain, Mikha kini menjabat sebagai Kepala Bapas Kelas II Klaten.
Sebelumnya, Abdul Samad Rumuar menjabat sebagai Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Kelas IIA Ambon.
Dengan demikian, rotasi kepemimpinan di lakukan sesuai kebutuhan organisasi.
Dalam kesempatan tersebut, Ricky Dwi Biantoro menekankan pentingnya rotasi jabatan.
Menurutnya, rotasi ini penting untuk menjaga kelangsungan kinerja di bidang pemasyarakatan.
Selain itu, ia mengingatkan para pejabat untuk menjalankan tugas dengan bertanggung jawab.
“Setiap jabatan adalah kepercayaan,
Oleh karena itu, jalankan tugas dengan sungguh-sungguh,
Jaga integritas serta bangun kerja sama yang solid di lingkungan kerja,” tegas Ricky.
“Saya berterima kasih kepada seluruh pegawai Lapas Bandanaira.
Terima kasih juga kepada Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta mitra kerja.
Kebersamaan ini sangat berarti selama masa tugas saya,” ujarnya.
Lebih jauh lagi, Mikha berharap masa kepemimpinan tetap terjaga dengan baik.
Ia menekankan pentingnya stabilitas keamanan serta peningkatan pelayanan publik.
Selain itu, ia juga mendorong optimalisasi pembinaan Warga Binaan.
Sementara itu, Abdul Samad Rumuar menyatakan kesiapannya menjalankan amanah baru.
Ia berkomitmen untuk melanjutkan keberhasilan kepemimpinan sebelumnya.
“Saya siap menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab.
Saya juga berkomitmen menjaga keamanan dan kualitas pembinaan di Lapas Bandanaira,” ujarnya.
- Penulis: Husni
