Bapas Ambon Perkuat Reintegrasi di Ramadhan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 17

Bapas Ambon Perkuat Reintegrasi di Ramadhan (Dok. Istimewa)
AMBON, PAStime News – Balai Pemasyarakatan Kelas II Ambon melakukan bimbingan kepribadian pada hari Senin (23/2).
Kegiatan itu di adakan tepat di bulan suci Ramadhan.
Dengan demikian, pembimbingan berkelanjutan terus di perkuat.
Tujuan kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan kesiapan mental, spiritual, dan sosial klien.
Sehingga, proses reintegrasi masyarakat berjalan lebih optimal.
Sementara itu, bimbingan tersebut di lengkapi dengan refleksi diri dan sesi konseling.
Kegiatan tersebut dipandu langsung Pembimbing Kemasyarakatan (PK).
Di sisi lain, Yeseska Tuapetel menekankan betapa pentingnya bulan Ramadhan sebagai kesempatan untuk mengalami perubahan.
Ia mengatakan,
Sebagai klien yang sedang dalam proses integrasi, manfaatkan bulan suci ini sebagai kesempatan untuk melakukan introspeksi.”
Selanjutnya, dia menegaskan,
Ramadan adalah momen yang pas untuk memperkuat iman dan menumbuhkan komitmen agar tidak mengulangi kesalahan.”
Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa bimbingan tidak hanya berfokus pada aspek spiritual saja.
Namun, pembentukan karakter serta pengendalian emosi juga di berikan perhatian yang cukup.
Selanjutnya, peningkatan tanggung jawab sosial juga menjadi hal yang perlu di perhatikan.
Kemudian, ia menegaskan,
Ketika cara berpikir seseorang berubah, proses reintegrasi sosial akan berjalan lebih lancar.”
Sementara itu, Kepala Bapas Ambon, Ellen M. Risakotta, menegaskan pentingnya pelatihan kepribadian.
Ia menjelaskan,
Bimbingan kepribadian merupakan dasar yang penting dalam proses reintegrasi sosial para Klien Pemasyarakatan.”
Lebih lanjut, ia menambahkan,
Kami ingin memastikan bahwa setiap klien siap secara mental, moral, dan sosial.”
Menurutnya, Ramadhan memiliki nilai kesabaran dan kemampuan mengendalikan diri.
Dengan demikian, momentum tersebut memperkaya proses pembimbingan.
Di sisi lain, salah satu klien, MT, mengaku terdorong.
Ia mengatakan,
Saya merasa lebih tenang dan semangat setelah mengikuti bimbingan tersebut.”
Selanjutnya, dia juga menyatakan komitmennya untuk menjadi seseorang yang lebih baik.
Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi awal dari perubahan yang baik.
Dengan demikian, proses reintegrasi sosial di harapkan dapat berjalan dengan baik dan terus-menerus.
- Penulis: Husni
