Breaking News
light_mode
Popular Tags
Beranda » Pemasyarakatan » Bekisah Bapas Tanjungpandan Dukung Deklarasi Sekolah Anti Bullying dan Kekerasan di SDN 44 Tanjungpandan

Bekisah Bapas Tanjungpandan Dukung Deklarasi Sekolah Anti Bullying dan Kekerasan di SDN 44 Tanjungpandan

  • account_circle Ghiffary Alfiansyach
  • calendar_month
  • visibility 14

PAStime News, BELITUNG – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Tanjungpandan melalui inovasi Bekisah turut mendukung Deklarasi Sekolah Anti Bullying dan Kekerasan yang diselenggarakan di SDN 44 Tanjungpandan, Rabu (28/1). Kegiatan ini menjadi penguatan Gerakan Sekolah Ramah Anak dengan fokus pencegahan perundungan dan kekerasan sejak dini melalui pemahaman hukum, pendidikan karakter, dan kolaborasi lintas peran.

Dalam kegiatan tersebut, Bapas Tanjungpandan memberikan penguatan kepada tenaga pendidik dan kependidikan mengenai Undang-Undang Perlindungan Anak, Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA), dan mekanisme diversi sebagai pendekatan keadilan restoratif dalam penyelesaian konflik hukum yang melibatkan Anak yang Berhadapan dengan Hukum. Pendekatan ini menekankan pemulihan, tanggung jawab bersama, dan kepentingan terbaik bagi anak.

Materi teknis disampaikan oleh Bastian, Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Ahli Muda, yang menguraikan praktik penerapan diversi berdasarkan pengalaman penanganan kasus anak. Ia menjelaskan peran strategis PK dalam setiap tahapan proses peradilan anak, mulai dari asesmen sosial, rekomendasi diversi, fasilitasi musyawarah, hingga pemantauan kesepakatan.

“Dalam kerangka SPPA, PK berperan melakukan penelitian kemasyarakatan untuk menilai faktor risiko dan kebutuhan anak, lalu merekomendasikan diversi apabila memenuhi syarat formil dan materil. Diversi bukan pembiaran, melainkan mekanisme hukum yang mengutamakan pemulihan korban, pertanggungjawaban pelaku anak, dan pencegahan stigmatisasi. Konsistensi pendidikan karakter di sekolah menjadi kunci agar konflik tidak bereskalasi ke ranah pidana,” jelas Bastian.

Ia menambahkan bahwa pemahaman guru terhadap prinsip kepentingan terbaik bagi anak, nondiskriminasi, dan partisipasi anak akan memperkuat pencegahan perundungan. Hal ini sekaligus memastikan penanganan yang tepat apabila terjadi konflik.

Sementara itu, Yovie Agustian Putra selaku Kepala Urusan Tata Usaha menekankan pentingnya pencegahan berbasis empati dan kasih sayang dalam ekosistem sekolah dan keluarga. “Bullying meninggalkan luka yang tidak selalu terlihat. Pencegahan paling efektif adalah membangun budaya saling mencintai—di rumah oleh orang tua, di sekolah oleh guru. Anak perlu diyakinkan bahwa mereka dicintai, didengar, dan didampingi untuk berani bercita-cita. Dari rasa aman itulah lahir keberanian berprestasi dan karakter yang kuat,” terangnya.

Kepala SDN 44 Tanjungpandan, Yulianti, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran dan materi yang diberikan oleh Bapas Tanjungpandan. Ia terharu melihat dampak langsung kegiatan tersebut pada peserta didik.

“Setelah materi disampaikan, siswa-siswi datang memeluk para guru. Momen itu sangat menyentuh. Petugas Bapas mampu menghadirkan inspirasi yang membumi dan menyentuh hati anak-anak kami. Terima kasih telah mendukung pembentukan karakter siswa kami agar tumbuh penuh empati, saling menghargai, dan berani berkata tidak pada kekerasan,” tutur Yulianti.

Melalui inovasi Bekisah, Bapas Tanjungpandan menegaskan komitmennya untuk hadir di ruang-ruang edukatif, memperkuat pencegahan sejak dini, serta membangun sinergi sekolah, orang tua, dan negara demi mewujudkan lingkungan belajar yang aman, ramah, dan berkeadilan bagi setiap anak.

  • Penulis: Ghiffary Alfiansyach

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lapas Kelas I Madiun Kembali Panen Lele di Branggang Eco Park

    Lapas Kelas I Madiun Kembali Panen Lele di Branggang Eco Park

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Ghiffary Alfiansyach
    • visibility 28
    • 0Komentar

    PAStime News, MADIUN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun kembali catatkan keberhasilan dalam program pembinaan kemandirian Warga Binaan melalui panen lele di area Branggang Eco Park, Selasa (27/ 1). Kegiatan ini menjadi bukti nyata keberlanjutan pembinaan di bidang perikanan sekaligus mendukung Program Asta Cita Presiden RI serta 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, […]

  • Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias didampingi Kepala Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Bukittinggi Herdianto menyerahkan keputusan remisi secara simbolis kepada wakil dari Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas IIA Bukittinggi. (Al Fatah)

    Remisi untuk 422 Napi Bukittinggi, 3 Bebas di HUT ke-80 RI

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 38
    • 0Komentar

    PAStime News, Bukittinggi – Lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bukittinggi, Sumatera Barat menyerahkan remisi kepada 422 warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, tiga di antaranya di nyatakan langsung bebas. Kepala Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Bukittinggi Herdianto di Bukittinggi, Minggu, mengatakan pemberian remisi kepada warga binaan ini di […]

  • Lapas Kelas I Bandar Lampung dan Yayasan Azzura Bersinar Perkuat Program Rehabilitasi Narkoba bagi Warga Binaan

    Lapas Kelas I Bandar Lampung dan Yayasan Azzura Bersinar Perkuat Program Rehabilitasi Narkoba bagi Warga Binaan

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 30
    • 0Komentar

    PAStime News, Bandar Lampung – Program rehabilitasi bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung kembali digelar secara konsisten sebagai bagian dari komitmen pembinaan berkelanjutan. Kegiatan kali ini menggandeng Yayasan Azzura Bersinar serta tim perawat Lapas, dengan fokus utama pada penguatan kesadaran akan bahaya narkoba dan pemulihan semangat hidup bebas dari ketergantungan. Dalam sesi tersebut, warga binaan mendapatkan pemaparan […]

  • LPKA Kelas II Ambon Tingkatkan Kemandirian Anak Binaan Lewat Pelatihan Pembuatan Roti Modern dan Premium

    LPKA Kelas II Ambon Tingkatkan Kemandirian Anak Binaan Lewat Pelatihan Pembuatan Roti Modern dan Premium

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 28
    • 0Komentar

    PAStime News, Ambon — Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dan keterampilan bagi para Anak Binaan. Melalui penerapan Kurikulum Pendidikan Nonformal yang terpadu dan terstandarisasi, LPKA Ambon berupaya membentuk generasi muda binaan yang mandiri, produktif, dan siap berdaya saing di masyarakat. Salah satu langkah nyata diwujudkan […]

  • Lapas Kelas III Bandanaira tingkatkan layanan kesehatan Warga Binaan lewat koordinasi dan pembahasan PKS dengan Puskesmas Walang, Kamis (25/9). (Dok: Humas Lapas Bandanaira)

    Dukung Kesehatan WBP, Lapas Bandanaira Gandeng Puskesmas Walang

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 59
    • 0Komentar

    PAStime News, Bandanaira – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan prima bagi Warga Binaan, khususnya dalam aspek kesehatan. Kamis (25/9), Rustam Kasoor dan staf koordinasi dengan Puskesmas Walang bahas PKS layanan kesehatan bagi Warga Binaan. ‎Rustam ungkap pertemuan di Puskesmas Walang bertujuan pastikan Warga Binaan dapat layanan kesehatan optimal. […]

  • Panen 60 Kg Kacang Tanah di SAE, Warga Binaan Lapas Batang Siap Mandiri (Dok. Istimewa)

    Panen 60 Kg Kacang Tanah di SAE, Warga Binaan Lapas Batang Siap Mandiri

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Husni
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Lapas Kelas IIB Batang terus memperkuat pembinaan kemandirian melalui kegiatan pertanian yang produktif dan terarah, sehingga Warga Binaan mendapatkan keterampilan nyata serta kesempatan untuk berkontribusi langsung pada upaya ketahanan pangan di lingkungan Pemasyarakatan. Selain itu, kolaborasi bersama peserta magang juga menambah kualitas pembinaan. Batang, PAStime News – Lapas Kelas IIB Batang panen 60 kilogram kacang […]

expand_less