Camp Wanita Bijak Perkuat Mental Warga Binaan Manokwari
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 11

Camp Wanita Bijak (Dok. Istimewa)
MANOKWARI, PAStime News – Sebagai langkah pertama, Lapas Perempuan Kelas III Manokwari kembali menyelenggarakan pelatihan tentang kepribadian (23 Februari 2026).
Selanjutnya, kegiatan dengan tema “Camp Wanita Bijak” diikuti oleh seluruh warga binaan yang beragama Nasrani.
Selain itu, program tersebut di mulai pada Senin (23 Februari) dan berlangsung hingga Rabu (25 Februari).
Kemudian, kegiatan tersebut di adakan di Balai Latihan Kerja Lapas sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual.
Dengan demikian, program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesiapan hidup yang lebih baik.
Pada hari pertama, peserta diberikan materi mengenai konsep Wanita Bijak.
Materi tersebut di berikan oleh Nora Sumule dan Srie.
Selanjutnya, pembahasan berfokus pada identitas diri dan nilai-nilai dalam kehidupan.
Selain itu, peserta di ajak untuk mengembangkan sikap bijaksana dalam menghadapi berbagai tantangan.
Lebih lanjut, metode tersebut berlangsung secara interaktif dengan melibatkan refleksi dan diskusi bersama.
Oleh karena itu, peserta akan lebih mudah memahami dan merasakan makna dari pesan yang di sampaikan.

Camp Wanita Bijak (Dok. Istimewa)
Sementara itu, Kepala Lapas, Lince Bela, menegaskan arah program tersebut.
Ia menyampaikan,
Program Wanita Bijak diharapkan dapat membantu warga binaan dalam mengenali potensi diri mereka sendiri.”
Lebih lanjut, ia menambahkan,
Sekaligus memperkuat nilai spiritual dan membentuk karakter yang bijak.”
Dengan demikian, pembinaan tersebut menjadi bekal yang berguna saat seseorang kembali ke masyarakat.
Di sisi lain, Nora Sumule menghargai semangat tinggi para peserta.
Ia menjelaskan,
Pengenalan tentang Wanita Bijak merupakan langkah awal untuk memahami nilai diri sendiri.”
Selanjutnya, ia menegaskan,
Peserta belajar mengelola perasaan serta membentuk sikap yang positif.”
Akhirnya, hari pertama kegiatan berjalan dengan baik, nyaman, dan penuh antusiasme.
Oleh karena itu, Lapas Perempuan Manokwari berkomitmen untuk menyelenggarakan pelatihan yang manusiawi dan berkelanjutan.
Oleh karena itu, proses reintegrasi sosial Warga Binaan terus di tingkatkan secara terus-menerus.
- Penulis: Husni
