Breaking News
light_mode
Popular Tags
Beranda » Kesehatan » Cara Membunuh Kutu Scabies dan Pengobatannya

Cara Membunuh Kutu Scabies dan Pengobatannya

  • account_circle Husni
  • calendar_month
  • visibility 23

PAStime NewsScabies atau kudis muncul akibat tungau Sarcoptes scabiei. Tungau ini membuat terowongan di kulit sehingga menimbulkan gatal hebat, ruam, dan kulit bersisik.

Tungau scabies berukuran sangat kecil sehingga sulit terlihat langsung. Mereka hidup pada lapisan kulit luar dan bertelur di sana, tidak berada di permukaan.

Selain itu, scabies tidak hilang hanya dengan menyiram air atau mengelap kulit. Oleh karena itu, perawatan medis atau herbal sangat dibutuhkan untuk membunuh tungau serta telurnya.

Penanganan scabies harus dilakukan tuntas, menyeluruh, dan tepat karena penyakit ini menular cepat melalui kontak langsung maupun benda yang digunakan bersama. Oleh sebab itu, masyarakat perlu memahami cara pengobatan yang benar, dimulai dari penggunaan obat yang tepat, menjaga kebersihan lingkungan, hingga mencegah penyebaran kepada anggota keluarga lain. Edukasi ini penting agar pasien tidak menggaruk kulit berlebihan, sehingga risiko infeksi sekunder dapat di cegah dan kualitas hidup tetap terjaga.

Gatal scabies dapat mengganggu aktivitas. Karena itu, pengobatan harus di lakukan serius agar gejala tidak semakin berat.

Scabies tidak bisa sembuh sendiri. Karena itu, pasien perlu perawatan tuntas dan konsisten untuk menghentikan penularan.

1. Salep permethrin
Salep permethrin efektif membunuh tungau dan telurnya. Namun, pasien harus menggunakan sesuai anjuran dokter. Gunakan pada seluruh tubuh, kecuali area tertentu. Diamkan 8 jam kemudian bilas air bersih.

2. Losion atau krim crotamiton
Crotamiton 10% membunuh tungau dan mengurangi gatal. Oles setelah mandi pada seluruh kulit. Penggunaan bisa diulang 24 jam kemudian sesuai anjuran dokter.

3. Salep sulfur
Salep sulfur 6–10% membantu menghilangkan tungau. Oles pada malam hari, lalu mandi sebelum pemakaian ulang. Salep ini bisa di gunakan anak, dewasa, dan ibu hamil, meski aromanya kurang nyaman.

4. Ivermectin
Ivermectin melumpuhkan parasit dalam tubuh. Dokter meresepkan obat ini bila salep kurang efektif atau pasien memiliki imunitas rendah. Namun, obat ini tidak di anjurkan untuk ibu hamil dan anak kecil.

5. Obat herbal
Minyak, sabun, atau krim daun mimba memiliki sifat antiradang. Beberapa penelitian menyebut daun mimba, beluntas, dan rumput belulang dapat menghambat perkembangan tungau. Namun, keamanan herbal tetap perlu riset lanjut.

  • Penulis: Husni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lapas Kelas III Wahai rutin gelar Yasinan malam Jumat di Masjid At-Taubah untuk memperkuat iman dan persiapkan Warga Binaan kembali ke masyarakat. (Dok: Humas Lapas Wahai)

    Warga Binaan Lapas Wahai Perkuat Iman Lewat Yasinan

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 53
    • 0Komentar

    PAStime News, Wahai – Kegiatan keagamaan Islam berupa Yasinan rutin di laksanakan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai setiap malam Jumat di Masjid At-Taubah. Kegiatan tersebut di laksanakan secara konsisten dan menjadi wadah penting dalam memperkuat iman, menumbuhkan kesadaran spiritual, serta mempersiapkan Warga Binaan untuk kembali menjadi bagian dari masyarakat yang produktif dan berakhlak. Yasinan […]

  • Harga Emas Antam Anjlok Akhir Pekan, Buyback Turun ke Rp2.346.000

    Harga Emas Antam Anjlok Akhir Pekan, Buyback Turun ke Rp2.346.000

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle Ghiffary Alfiansyach
    • visibility 14
    • 0Komentar

    PAStime News, JAKARTA – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan pada perdagangan akhir pekan. Berdasarkan pantauan dari laman resmi Logam Mulia, harga emas turun Rp16.000 per gram dibandingkan sehari sebelumnya. Harga emas Antam tercatat berada di level Rp2.488.000 per gram, setelah sebelumnya sempat menembus Rp2.504.000 per gram. Penurunan harga ini turut […]

  • Lapas Kelas IIB Piru kembali melaksanakan panen 40 ikat sayur sawi dari kebun di dalam Lapas, Jumat (25/7).

    Lapas Piru Panen Sawi, Bukti Pembinaan Pertanian Produktif

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 53
    • 0Komentar

    PAStime News, Piru – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru kembali melaksanakan panen 40 ikat sayur sawi dari kebun di dalam Lapas, Jumat (25/7). Kegiatan ini adalah bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan untuk mendukung ketahanan pangan sesuai 13 Program Akselerasi Menkumham. Kasubsi Registrasi dan Bimkemas, Wikrama Jaya, menjelaskan bahwa panen ini adalah hasil pertanian […]

  • Santri Rutan Bengkulu Gelar Pengajian di Masjid At-Taubah, Perkuat Pembinaan Rohani Warga Binaan

    Santri Rutan Bengkulu Gelar Pengajian di Masjid At-Taubah, Perkuat Pembinaan Rohani Warga Binaan

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 49
    • 0Komentar

    PAStime News, Bengkulu — Warga binaan yang tergabung dalam kelompok Santri Rutan Kelas IIB Bengkulu melaksanakan kegiatan pengajian bersama di Masjid At-Taubah Rutan Bengkulu. Kegiatan keagamaan ini berlangsung khidmat dan diikuti antusias oleh para warga binaan di bawah bimbingan petugas pembinaan keagamaan. Pengajian dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an secara bergantian oleh warga binaan. Suasana religius dan penuh […]

  • Rutan Majene Awali Tahun 2026 dengan Dialog Terbuka, Perkuat Komitmen Keamanan dan Ketertiban Pemasyarakatan (Dok. Istimewa)

    Rutan Majene Awali Tahun 2026 dengan Dialog Terbuka, Perkuat Komitmen Keamanan dan Ketertiban Pemasyarakatan

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle Husni
    • visibility 14
    • 0Komentar

    MAJENE, PAStime News — Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Majene mengawali tahun 2026 dengan sesi tanya jawab bersama Warga Binaan, Jumat (2/1). Melalui sesi tanya jawab bersama Warga Binaan, Rutan Kelas IIB Majene menegaskan penyamaan persepsi, peningkatan kewaspadaan, serta penguatan komitmen petugas sejak awal tahun 2026 Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menyamakan persepsi pelaksanaan tugas […]

  • Barbershop Lapas Saparua Ramai Pengunjung

    Barbershop “Lakesa” di Lapas Saparua Diserbu Pengunjung, Keterampilan Warga Binaan Makin Diakui

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 160
    • 0Komentar

    PAStime News, Saparua – Barbershop “Lakesa” yang berlokasi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Saparua semakin menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Sejak pertama kali beroperasi, tempat cukur ini langsung menarik perhatian banyak pihak—mulai dari warga binaan, petugas lapas, hingga masyarakat sekitar yang ingin tampil rapi dengan hasil potongan berkualitas. Setiap harinya, terutama pada Senin (30/6), antrean […]

expand_less