Danantara Beli Hotel dan Lahan di Mekkah
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 16

Danantara Beli Hotel dan Lahan di Mekkah (Dok. Istimewa)
JAKARTA, PAStime News – Presiden Prabowo Subianto menunjukkan keseriusan membangun Kampung Haji di Mekkah secara nyata dan terukur.
Langkah tersebut di buktikan melalui penandatanganan conditional sales and purchase agreement oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani.
Selain itu, Rosan juga bertindak sebagai CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komnas Haji Mustolih Siradj menilai keputusan Danantara sebagai momentum monumental dan strategis.
Oleh karena itu, kebijakan ini di nilai membuka babak baru tata kelola penyelenggaraan haji yang lebih progresif dan berkelanjutan.
“Cita-cita pemerintah memiliki lahan sendiri demi kenyamanan jamaah haji telah lama diimpikan sejak era Orde Lama.
Namun, realisasi baru terwujud pada pemerintahan saat ini,”
ujar Mustolih dalam keterangan resmi di Jakarta.
Selanjutnya, Mustolih menjelaskan Danantara telah membeli satu hotel di kawasan Thakher, Mekkah.
Hotel tersebut memiliki 1.461 kamar yang tersebar pada tiga tower utama.
Dengan demikian, kapasitas tampung jamaah mencapai sekitar 4.383 orang.
Selain itu, Danantara juga membeli lahan seluas kurang lebih lima hektare di depan hotel tersebut.
Di atas lahan itu, pemerintah merencanakan pembangunan 13 tower tambahan dan satu pusat perbelanjaan.
Fasilitas tersebut dirancang khusus melayani jamaah haji dan umrah Indonesia.
Bahkan, setelah seluruh tower rampung, total kamar diperkirakan mencapai 6.025 unit.
Dengan kapasitas tersebut, kawasan ini mampu menampung lebih dari 23.000 jamaah haji Indonesia.
“Yang paling penting, seluruh lahan dan bangunan ini berstatus hak milik, bukan sistem sewa,”
tegas Mustolih.
Lebih lanjut, Mustolih menjelaskan kawasan tersebut berjarak sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram.
Kawasan ini akan di lengkapi terowongan atau jembatan penghubung menuju Masjidil Haram.
Proyek konektivitas tersebut di targetkan rampung pada 2026 dan akan dikenal sebagai kawasan Al-Hujun.
Selain kawasan Thakher, Danantara juga mengikuti proses bidding lahan di kawasan Western Hindawiah.
Lokasi tersebut memiliki jarak yang relatif sama, yakni sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram.
“Dari 90 peserta lelang, Danantara telah masuk dua besar kandidat pemenang.
Pengumuman pemenang dijadwalkan akhir tahun ini atau awal tahun depan,”
ujar Mustolih.
Kampung Haji Indonesia Di rancang Menjadi Episentrum Ekosistem Ibadah Haji dan Umrah Nasional yang Mandiri, Terintegrasi, Berkelanjutan, serta Memberi Dampak Ekonomi Nyata bagi Bangsa
Pada akhirnya, Mustolih berharap Kampung Haji menjadi pusat episentrum ekosistem haji dan umrah Indonesia.
Tidak hanya melayani penyelenggaraan haji tahunan, kawasan ini juga menopang aktivitas umrah sepanjang tahun.
Selain itu, ekosistem ini melibatkan jutaan jamaah secara terintegrasi dan berkelanjutan.
Melalui Kampung Haji, seluruh kebutuhan ibadah kolosal dapat di kelola mandiri oleh Indonesia.
Berdasarkan perhitungan Kementerian Haji dan Umrah, potensi ekonomi mencapai Rp65 triliun per tahun.
Namun demikian, potensi besar tersebut selama ini belum memberikan dampak signifikan bagi perekonomian nasional.
- Penulis: Husni
