Deteksi Dini Penyalahgunaan Narkoba, Lapas Piru Tes Urine Warga Binaan dan Pegawai
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 15

Foto : Humas Lapas Kelas IIB Piru
PAStime News, PIRU – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru laksanakan tes urine terhadap Warga Binaan dan pegawai sebagai langkah deteksi dini penyalahgunaan narkoba, Selasa (6/1). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan Pemasyarakatan yang bersih, sehat, dan bebas dari narkoba.
Perawat Lapas Piru, Ns. Suryani, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan sesuai prosedur dan standar kesehatan dengan menggunakan enam parameter indikator narkoba yaitu Amphetamine (AMP), Tetrahydrocannabinol (THC), Benzodiazepine (BZO), Methamphetamine (MET), Morphine (MOP), dan Cocaine (COC).
“Alhamdulillah, seluruh peserta dinyatakan negatif, sehingga tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan narkoba pada peserta yang diperiksa,” ujar Suryani.
Kepala Subseksi Keperawatan, Williams Lelepary, menegaskan bahwa kegiatan tes urine merupakan langkah preventif yang dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Pemeriksaan ini kami laksanakan secara rutin sebulan sekali. Selain langkah preventif, ini juga menjadi sarana evaluasi internal bagi kami, untuk memastikan bahwa sistem pengawasan dan pembinaan berjalan dengan baik serta tidak memberi ruang bagi peredaran maupun penyalahgunaan narkoba di dalam Lapas,” ungkap Williams.
Pelaksanaan kegiatan turut diawasi oleh PLH Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban, Moh. Imbran Slamat, guna memastikan integritas dan transparansi hasil pemeriksaan.
“Seluruh tahapan pemeriksaan dilakukan secara terbuka dan diawasi langsung untuk memastikan tidak terjadi manipulasi, sekaligus menjaga kredibilitas pelaksanaan kegiatan,” tegasnya.
Secara terpisah, Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menegaskan komitmen jajarannya dalam mendukung kebijakan zero narkoba di lingkungan Pemasyarakatan.
“Kami berkomitmen penuh mewujudkan Lapas Piru bersih dari narkoba. Tidak ada toleransi terhadap penyalahgunaan narkoba, baik oleh Warga Binaan maupun pegawai. Ini adalah komitmen bersama demi menjaga marwah institusi Pemasyarakatan,” tegas Hery.
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Lapas Piru untuk menjaga integritas, profesionalisme, serta menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang aman, bersih, dan berorientasi pada pembinaan yang sehat dan bermartabat.
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
