Distribusi Terganggu Bencana, Pemerintah Optimalkan Serapan Cabai Petani Aceh
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 22

Distribusi Terganggu Bencana, Pemerintah Optimalkan Serapan Cabai Petani Aceh (Dok. Istimewa)
JAKARTA, PAStime News — Pemerintah terus mendorong optimalisasi penyerapan cabai petani di Aceh Tengah dan Bener Meriah.
Langkah ini diambil menyusul terganggunya distribusi akibat bencana di wilayah tersebut.
Selanjutnya, Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman menyampaikan produksi cabai di wilayah itu tergolong melimpah.
Namun demikian, hasil panen petani belum terserap optimal akibat kendala distribusi dan logistik.
Kami terus menjalankan SPHP cabai karena produksi melimpah di Aceh Tengah dan Bener Meriah.
Namun, penyerapan dan distribusi belum optimal akibat dampak bencana.
Pernyataan tersebut di sampaikan melalui Kepala Pusdatin Pangan Bapanas, Kelik Budiana.
Paparan di sampaikan pada Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Pangan Daerah di Jakarta, Senin (29/12/2025).
Selain itu, Amran menilai bencana dan keterbatasan kendaraan menghambat distribusi cabai.
Akibatnya, kondisi tersebut berdampak langsung pada rendahnya serapan hasil panen petani.
Oleh karena itu, pemerintah mendorong penguatan kolaborasi dari hulu hingga hilir.
Kolaborasi melibatkan petani, asosiasi, offtaker Rumah Tani Nusantara, serta pedagang pasar induk.
Lebih lanjut, pemerintah mengoptimalkan skema serapan business to business melalui jalur darat.
Dengan demikian, skema ini di harapkan menekan biaya logistik di wilayah terdampak bencana.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menegaskan pentingnya kehadiran nyata pemerintah daerah.
Ia menilai daerah perlu melakukan intervensi terukur agar hasil panen petani terserap optimal.
Pemerintah daerah harus bergerak berbasis data dan tren harga.
Selain itu, pengendalian inflasi perlu dilakukan melalui intervensi pasar yang tepat.
Pada akhirnya, Akhmad Wiyagus menekankan perlindungan petani harus berbasis kondisi lapangan.
Selain itu, pemerintah daerah di minta memanfaatkan instrumen anggaran untuk mendukung kelancaran distribusi.
- Penulis: Husni
