Dunia Hiburan Berduka : Epy Kusnandar Pemeran Kang Mus “Preman Pensiun” Meninggal Dunia
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 49

Dunia Hiburan Berduka: Aktor Senior Epy Kusnandar Meninggal Dunia
PAStime News,JAKARTA -Dunia hiburan Tanah Air kembali kehilangan salah satu aktor terbaiknya. Epy Kusnandar, aktor senior yang dikenal luas melalui perannya sebagai Kang Mus dalam sinetron dan film Preman Pensiun, meninggal dunia pada Rabu (3/11). Kabar duka tersebut dikonfirmasi langsung oleh sang istri, Karina Ranau, melalui unggahan di akun Instagram-nya.
”Innalillahi wainnalillahi rojiun telah berpulang ke Rahmatullah Epy Kusnandar bin Erning Sutarsa,” tulis Karina dalam unggahan tersebut.
Epy Kusnandar, kelahiran Garut, Jawa Barat, 1 Mei 1964, telah lebih dari dua dekade menapaki karier di dunia seni peran. Ia mulai di kenal publik sejak terjun ke layar kaca lewat sinetron “1 Kakak 7 Ponakan” pada tahun 1996. Sejak itu, namanya semakin melejit berkat kemampuan akting yang khas, kuat, dan mampu meninggalkan kesan mendalam bagi penonton.
Perannya sebagai Kang Mus, sosok preman yang bertransformasi menjadi pribadi yang lebih baik dalam Preman Pensiun, menjadikan Epy sebagai ikon dalam industri hiburan Indonesia. Tokoh tersebut begitu melekat, hingga namanya sulit dipisahkan dari karakter yang diperankannya.
Tak hanya berkiprah di sinetron, Epy juga tampil di berbagai film, FTV, hingga terjun ke dunia tarik suara dengan merilis lagu “Bukan Manusia Baja” (2010) dan “Cinta yang Terluka” (2013). Atas dedikasinya, Epy meraih Penghargaan Festival Film Indonesia 2012 untuk kategori Pemeran Pendukung Pria FTV Terbaik.
Meski aktif berkarya, perjalanan hidupnya tak lepas dari cobaan. Pada 2010, ia di vonis mengidap tumor otak berbahaya setelah mengalami muntah-muntah, demam, dan sempat tak sadarkan diri. Selain itu, pada 9 Mei 2024, Epy sempat tersandung kasus hukum terkait penyalahgunaan narkoba.
Terlepas dari perjalanan hidupnya yang penuh warna, kontribusi Epy Kusnandar di dunia hiburan Indonesia tetap menjadi warisan yang tak tergantikan. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, rekan sesama artis, dan masyarakat luas yang tumbuh bersama karya-karyanya.
- Penulis: Husni
