Hujan Deras Kembali Genangi Pasar Cipulir, Aktivitas Perdagangan Tetap Berjalan di Tengah Banjir
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 24

Hujan Deras Kembali Genangi Pasar Cipulir, Aktivitas Perdagangan Tetap Berjalan di Tengah Banjir (Dok. Istimewa)
JAKARTA, Pastime News – Pasar Cipulir, Jakarta Selatan, kembali tergenang air akibat hujan deras, Jumat (23/1).
Meskipun demikian, aktivitas jual beli tetap berlangsung di tengah genangan pasar.
Selain itu, pedagang tetap melayani pembeli meskipun kondisi tidak memungkinkan.
Curah hujan tinggi yang melanda Jakarta menyebabkan Pasar Cipulir kembali tergenang, berdampak pada aktivitas pedagang, penurunan omzet, serta kerusakan infrastruktur sekitar kali
Curah hujan tinggi yang melanda Jakarta menyebabkan Pasar Cipulir kembali tergenang, berdampak pada aktivitas pedagang, penurunan omzet, dan kerusakan infrastruktur sekitar kali.
Salah satu pedagang, Santi (47), menyampaikan kondisi banjir sejak pagi hari.
Ia menjelaskan bahwa air sudah menggenangi area pasar sejak subuh.
Menurutnya, ketinggian air sempat mencapai betis sebelum berangsur surut.
Santi menuturkan bahwa genangan air tidak menghentikan aktivitas berdagang.
Ia menyebut pedagang tetap berjualan meski air masih setinggi mata kaki.
Kondisi tersebut sudah sering di alami pedagang Pasar Cipulir.
Sementara itu, genangan air berdampak langsung pada penurunan omzet pedagang.
Andi (40), pedagang yang telah berjualan delapan tahun, menyampaikan keluhannya.
Ia menilai banjir menyebabkan penurunan pendapatan secara signifikan.
Menurut Andi, omzet dagangan turun hingga 70 persen akibat banjir.
Selain berkurangnya pembeli, kondisi pasar juga menyulitkan aktivitas transaksi.
Oleh karena itu, pedagang berharap penanganan banjir segera di lakukan.
Di sisi lain, hujan dengan intensitas tinggi juga merusak infrastruktur sekitar pasar.
Tembok pembatas Kali Cipulir di laporkan jebol akibat hujan deras.
Warga sekitar menyebut peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (17/1) malam.
Akibat kejadian tersebut, warga mengkhawatirkan potensi banjir susulan.
Selain itu, kerusakan tanggul di nilai memperparah genangan di kawasan pasar.
Dengan demikian, masyarakat berharap perbaikan segera di lakukan oleh pihak terkait.
- Penulis: Husni
