Hadirkan Suasana Damai dan Penuh Kasih, Kemenag Kab. Bogor Bimbing Ibadah Rutin Bagi Warga Binaan Lapas Cibinong
- account_circle mamang
- calendar_month
- visibility 19

PAStime News, Cibinong – Suasana khidmat dan penuh makna menyelimuti pelaksanaan ibadah rutin warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong yang berlangsung di Gereja Oikumene Terang Dunia, Senin (3/11/2025). Ibadah kali ini dipimpin langsung oleh Pendeta Sugiat, selaku Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Kristen Kementerian Agama Kabupaten Bogor.
Dalam khotbahnya, Pdt. Sugiat mengangkat renungan dari 2 Timotius 1:7, yang berbunyi: “Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih, dan ketertiban.” Melalui ayat ini, beliau mengajak seluruh warga binaan untuk tidak menyerah dalam menghadapi setiap ujian hidup, melainkan tetap memiliki semangat, kasih, dan pengendalian diri sebagai wujud iman kepada Tuhan.
Selain itu, Pdt. Sugiat juga menyampaikan firman dari Mazmur 28:7, yang mengatakan: “TUHAN adalah kekuatanku dan perisaiku; kepada-Nya hatiku percaya, aku tertolong, sebab itu hatiku bersukacita dan dengan nyanyianku aku bersyukur kepada-Nya.” Melalui ayat ini, ia menegaskan pentingnya bersandar kepada Tuhan dalam setiap proses kehidupan, termasuk dalam masa pembinaan di Lapas.
“Setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik. Jangan takut menghadapi masa depan, karena Tuhan memberi kita kekuatan dan kasih yang menuntun pada pemulihan,” ujar Pdt. Sugiat.
Kegiatan ibadah rutin ini merupakan bagian dari program Pembinaan Kepribadian di Lapas Cibinong yang secara konsisten dilaksanakan untuk memperkuat iman dan karakter warga binaan. Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, warga binaan diajak untuk merenungkan kasih Tuhan, memperbaiki diri, dan menumbuhkan semangat hidup yang baru.
Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menyampaikan apresiasinya atas dukungan dari Bimas Kristen Kementerian Agama Kabupaten Bogor yang secara rutin memberikan pelayanan rohani bagi warga binaan.
“Pembinaan keagamaan menjadi salah satu aspek penting dalam membentuk kepribadian warga binaan yang lebih baik. Melalui bimbingan rohani, mereka belajar memaafkan diri sendiri, bersyukur, dan memiliki harapan untuk masa depan,” ujar Kalapas.
Salah satu warga binaan dengan inisial IZ yang mengikuti kegiatan tersebut juga mengungkapkan rasa syukurnya dapat beribadah bersama.
“Kami sangat bersyukur masih diberi kesempatan untuk mendengar firman Tuhan. Ibadah seperti ini membuat kami lebih kuat dan yakin bahwa Tuhan masih punya rencana baik untuk kami,” ungkapnya
Ibadah ditutup dengan doa bersama dan pujian yang dinyanyikan oleh warga binaan dengan penuh sukacita. Suasana damai dan haru terasa ketika seluruh jemaat menyatukan hati dalam doa, memohon kekuatan dan keteguhan iman untuk menjalani hari-hari pembinaan di Lapas.
Kegiatan ibadah rutin seperti ini diharapkan dapat terus memperkuat pembinaan spiritual warga binaan Lapas Cibinong, sehingga mereka tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga mengalami pertumbuhan iman dan karakter menuju perubahan hidup yang lebih baik.
- Penulis: mamang
