Indonesia–Australia Perkuat Kemitraan Strategis Lewat Traktat Keamanan Bersama
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 24

Dok. Sekretariat Negara Republik Indonesia
Penandatanganan Traktat Keamanan Bersama oleh Presiden RI dan Perdana Menteri Australia Menegaskan Komitmen Stabilitas Kawasan Indo-Pasifik dan Prinsip Bertetangga Baik
JAKARTA, Pastime News – Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyatakan pentingnya memperkuat kerja sama strategis antara kedua negara.
Komitmen itu diungkapkan melalui penandatanganan Traktat Keamanan Bersama di Istana Merdeka pada Jumat, 6 Februari 2026.
Selanjutnya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya menjaga kerja sama yang kuat untuk memastikan keamanan nasional dan stabilitas wilayah Indo-Pasifik.
Perjanjian ini menunjukkan komitmen kedua negara untuk menjaga keamanan nasional dan memberikan kontribusi nyata bagi perdamaian di kawasan,” kata Presiden Prabowo.
Selain itu, Presiden Prabowo menegaskan bahwa perjanjian ini sesuai dengan prinsip persahabatan yang baik antar negara serta kebijakan luar negeri yang independen.
Menurutnya, karena letak geografis yang dekat, Indonesia dan Australia di anggap memiliki nasib yang terhubung dan bisa hidup bersama secara harmonis.
Oleh karena itu, hubungan bilateral di dasarkan pada saling percaya dan niat baik.
Indonesia ingin menjalin hubungan baik dengan semua pihak dan tidak memiliki musuh apa pun,” tambah Presiden Prabowo.
Sementara itu, Perdana Menteri Albanese mengatakan bahwa perjanjian ini merupakan kelanjutan dari proses yang telah berlangsung lama sejak pertemuan bilateral di Sydney.
Menurut Albanese, perjanjian itu berawal dari sejarah kerja sama pertahanan yang sudah berlangsung selama tiga puluh tahun.
Perjanjian ini menunjukkan persahabatan, kerja sama, dan kepercayaan yang kuat antara kedua negara,” kata PM Albanese.
Selanjutnya, Albanese menyebutkan bahwa penandatanganan tersebut merupakan momen sejarah dalam hubungan antara Indonesia dan Australia.
Bekerja sama adalah cara terbaik untuk mempertahankan perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut,” tambahnya.
Selanjutnya, PM Albanese menilai perjanjian ini mencerminkan kekuatan dan kedalaman kepercayaan yang ada antara kedua pihak.
Selain itu, perjanjian ini memperluas kerja sama di bidang keamanan dan pertahanan yang sudah ada sebelumnya.
Berbagai inisiatif baru telah di siapkan sebagai bentuk refleksi dari peningkatan kepercayaan dan ambisi strategis bersama.
Termasuk di antaranya, Australia menawarkan pembentukan jabatan perwira tinggi dari Indonesia di dalam Angkatan Pertahanan Australia.

Dok. Sekretariat Negara Republik Indonesia
Selain itu, kedua negara juga mendukung pembuatan fasilitas pelatihan pertahanan yang di gunakan bersama.
Kami juga memperluas pertukaran pendidikan militer guna memperkuat pemahaman terhadap generasi pemimpin masa depan,” kata PM Albanese.
Akhirnya, perjanjian ini menunjukkan komitmen Indonesia dan Australia untuk menjaga stabilitas kawasan dengan bekerja sama secara berkelanjutan dan saling mendukung.
- Penulis: Husni
