Indonesia Fokus Capai Swasembada Gula, Telur, dan Daging Ayam pada 2026
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 18

Indonesia menargetkan swasembada gula, telur, dan daging ayam pada tahun 2026
JAKARTA, PAStime News – Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menegaskan bahwa Indonesia akan fokus mengejar swasembada gula, telur, dan daging ayam pada tahun 2026. Ia menyampaikan hal itu setelah pemerintah menargetkan swasembada beras dan jagung pada akhir 2025.
Penguatan ketahanan pangan nasional terus di tingkatkan melalui percepatan swasembada komoditas strategis dan penyebaran produksi ke berbagai wilayah Indonesia demi mendukung program nasional secara menyeluruh
Ia menyampaikan pada Rabu bahwa Presiden Prabowo Subianto mengarahkan pemerintah untuk memprioritaskan swasembada gula. Selain itu, kebutuhan gula sangat besar untuk rumah tangga dan industri strategis.
Menurutnya, pada tahun 2026, Kementerian Pertanian akan menjalankan dua program utama. Program tersebut meningkatkan produksi gula dan mempercepat swasembada protein melalui telur dan daging ayam.
Ia menjelaskan bahwa percepatan produksi telur dan ayam akan di fokuskan ke luar Jawa. Selama ini, pasokan nasional sangat bergantung pada wilayah tersebut.
Sudaryono menegaskan bahwa presiden menginginkan setiap pulau dan provinsi mengamankan pasokan pangannya sendiri. Selain itu, langkah ini mendukung Program Pangan Gratis (MBG) dan mencegah potensi kekurangan.
Ia menambahkan bahwa kementeriannya telah menyiapkan program pengembangan ayam dan telur di tiga belas provinsi luar Jawa dan Jawa Timur. Program tersebut melibatkan BUMN, Koperasi Desa Merah Putih, dan petani lokal.
Selain itu, pemerintah juga mendorong hilirisasi pertanian untuk sebelas komoditas hortikultura dan perkebunan. Langkah ini bertujuan agar Indonesia dapat mengekspor produk olahan bernilai tambah tinggi.
“Sebelas komoditas tersebut meliputi kelapa, minyak sawit, kakao, kopi, pala, lada, gambir, dan lain-lain,”
— Sudaryono
Wakil menteri tersebut menegaskan bahwa keunggulan Indonesia terletak pada sektor pertanian. Sektor ini menciptakan banyak lapangan kerja, inklusif bagi masyarakat, dan berpotensi menjadi mesin pertumbuhan berkelanjutan.
Ia mengingatkan bahwa Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebelumnya menyampaikan kesiapan Indonesia mendeklarasikan swasembada beras dan jagung. Selain itu, deklarasi di jadwalkan pada 31 Desember 2025.
- Penulis: Husni
