Jakarta Tidak Menggelar Pesta Kembang Api Pada Perayaan Malam Tahun Baru 2026
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 12

Jakarta Tidak Menggelar Pesta Kembang Api 2026 (Dok. Istimewa)
JAKARTA, PAStime News – Pemprov DKI Jakarta memastikan perayaan malam tahun baru 2025 menuju 2026 di gelar sederhana tanpa pesta kembang api.
Oleh karena itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan kebijakan tersebut sebagai arahan langsung Gubernur DKI Jakarta.
Selain itu, Pemprov menilai konsep sederhana mencegah kesan berlebihan dalam perayaan pergantian tahun di Ibu Kota.
“Tahun baru tetap berlangsung, tetapi skalanya sederhana dan tidak ada kembang api,” ujar Rano, Senin.
Selanjutnya, Rano menegaskan Jakarta tidak dapat menghindari momentum pergantian tahun. Namun demikian, perayaan menyesuaikan kondisi dan situasi terkini.
Pemprov DKI Jakarta Terapkan Konsep Perayaan Tahun Baru 2026 yang Sederhana, Adaptif Terhadap Risiko Cuaca Ekstrem, serta Berorientasi pada Keselamatan dan Empati Sosial
Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta mencermati potensi cuaca ekstrem pada akhir tahun. Oleh sebab itu, mitigasi risiko menjadi perhatian utama.
Berdasarkan prakiraan BMKG, Jakarta berpotensi mengalami curah hujan 50–150 milimeter pada Desember 2025. Sementara itu, puncak hujan di prediksi terjadi Januari 2026.
Selain itu, intensitas hujan Januari 2026 di perkirakan mencapai 150–200 milimeter di sebagian wilayah Jakarta.
Lebih lanjut, wilayah Bogor Selatan di perkirakan menerima curah hujan 200–300 milimeter. Dengan demikian, risiko banjir kiriman ke Jakarta meningkat.
Menghadapi kondisi tersebut, Rano menekankan penguatan sistem peringatan dini. Oleh karena itu, Pemprov mengantisipasi banjir lokal, kiriman, dan rob.
Selain itu, Pemprov menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca sebagai langkah mitigasi. Selanjutnya, koordinasi di lakukan bersama daerah penyangga.
Dari sisi infrastruktur, Dinas SDA DKI menyiagakan 612 pompa stasioner. Selain itu, 590 pompa bergerak siap di kerahkan.
Kemudian, normalisasi saluran, pengerukan sedimen, dan pemeliharaan pintu air terus berjalan rutin.
Untuk banjir rob, Pemprov memperkuat tanggul pesisir utara Jakarta. Selain itu, pengoperasian polder dan pintu air ditingkatkan.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan perayaan tetap berlangsung sederhana. Oleh sebab itu, atraksi drone dipilih menggantikan kembang api.
Selain itu, Pemprov menyiapkan ruang doa bersama dan refleksi. Dengan demikian, masyarakat dapat merayakan tahun baru secara empatik terhadap korban bencana.
- Penulis: Husni
