Kakanwil Sulbar Tinjau SAE Rutan Majene
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 19

Kakanwil Sulbar Tinjau SAE Rutan Majene (Dok. Istimewa)
MAJENE, PAStime News – Kakanwil Ditjenpas Sulawesi Barat, Ramdani Boy, melakukan kunjungan ke lahan SAE di Rutan Majene.
Kegiatan tersebut kemudian dilaksanakan di Lingkungan Mangge, Kelurahan Baru, Kecamatan Banggae.
Peninjauan tersebut juga turut serta dalam upaya pengawasan dan penilaian terhadap pelatihan kemandirian Warga Binaan.
Pada kesempatan tersebut, Kakanwil melakukan pemeriksaan terhadap kondisi lahan serta jenis tanaman yang dikembangkan.
Selain itu, ia juga menganalisis sistem pengelolaan dan berdiskusi dengan petugas terkait peningkatan produktivitas.
Menurutnya, SAE bukan hanya tempat bertani, tetapi juga sarana penting dalam membentuk sikap dan kemampuan seseorang.
Ia menekankan,
Program SAE harus dikelola dengan baik dan dapat diukur agar benar-benar memberikan keuntungan yang nyata.”
Lebih lanjut, ia berharap,
Keterampilan yang telah diperoleh di sini bisa menjadi bekal saat kembali ke masyarakat.”
Selain itu, Boy juga menghargai upaya pihak Rutan Majene dalam memperluas penggunaan lahan SAE.
Ia mengatakan,
Lahan SAE ini bukan hanya tempat bertani, tapi merupakan simbol dalam mengubah warga binaan menjadi orang yang berproduksi.”
Kemudian, ia menambahkan,
Program ini mendukung ketahanan pangan nasional sesuai dengan arahan Presiden RI.”
Selanjutnya, ia menargetkan SAE Rutan Majene sebagai contoh terbaik atau proyek percontohan di wilayah Sulawesi Barat.
Ia menjelaskan,
Jika berhasil, pola pelatihan tersebut akan diterapkan di seluruh unit pelaksanaan pemberdayaan masyarakat.”

Kakanwil Sulbar Tinjau SAE Rutan Majene (Dok. Istimewa)
Sementara itu, Kepala Rutan Majene, Christy Jozef Thenu, mengatakan bahwa persiapan lahan sudah dalam kondisi yang sangat baik.
Ia menegaskan,
Kami sangat berkomitmen untuk mendukung penuh Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.”
Selain itu, Christy juga menekankan pentingnya mencapai kemandirian ekonomi dan mengembangkan keterampilan yang berkelanjutan.
Ia menambahkan,
Kami ingin mereka memiliki bekal yang kuat agar tidak kembali lagi ke jalan yang salah.”
Selanjutnya, pengawasan dan evaluasi terus di tingkatkan agar program berjalan dengan baik dan efektif.
Di sisi lain, Ketua Tim SAE Tarukkung, Munardi, menjelaskan mengenai cara pelaksanaan lapangan.
Ia mengatakan,
Kami fokus pada pengolahan tanah dan pemilihan bibit yang berkualitas.”
Kemudian, ia menegaskan,
Warga binaan harus memahami cara mengelola pertanian dari awal sampai akhir.”
Dengan demikian, program SAE di harapkan bisa lebih baik lagi dan memberikan dampak yang lebih luas.
Akhirnya, pembinaan ini memperkuat tujuan pemasyarakatan dalam membentuk warga binaan yang produktif dan siap untuk kembali bermasyarakat.
- Penulis: Husni
