Kelahiran Panda Jadi Tonggak Sejarah Konservasi Indonesia–Tiongkok di Taman Safari Bogor
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 33

Kelahiran Panda Jadi Tonggak Sejarah Konservasi Indonesia–Tiongkok di Taman Safari Bogor
BOGOR, PAStime News — Momen bersejarah tercipta di Taman Safari Bogor setelah induk panda Hu Chun melahirkan seekor anak panda.
Peristiwa ini sekaligus menandai keberhasilan kemitraan konservasi Indonesia–Tiongkok yang terjalin selama sepuluh tahun.
Anak panda tersebut di beri nama Satrio Wiratama oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Nama ini bermakna berjuang dengan mulia serta mencerminkan harapan besar terhadap pelestarian satwa langka.
Namun demikian, kelahiran ini tidak di raih dengan mudah.
Selama hampir sepuluh tahun, Indonesia menjalankan program pengembangbiakan panda dengan berbagai tantangan.
Oleh karena itu, kelahiran Satrio Wiratama menjadi bukti nyata komitmen jangka panjang konservasi.
Selain berfokus pada pelestarian satwa, program panda ini juga memperkuat hubungan diplomatik Indonesia dan Tiongkok.
Dengan demikian, kerja sama ini mencakup konservasi, penelitian, serta perlindungan keanekaragaman hayati global.
Pada akhirnya, kelahiran anak panda ini di harapkan memperkuat peran Indonesia dalam konservasi dunia.
Selain itu, momentum ini di harapkan meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya kolaborasi internasional.
Simbol Keberhasilan Konservasi dan Diplomasi Lingkungan Indonesia–Tiongkok yang Dibangun Selama Satu Dekade Melalui Kerja Sama Berkelanjutan, Dedikasi Ilmiah, Pertukaran Pengetahuan, Komitmen Pemerintah, Serta Upaya Kolektif dalam Menjaga Kelestarian Satwa Langka sebagai Warisan Dunia untuk Generasi Masa Depan
- Penulis: Husni
