Kemdiktisaintek dan Kalbe Umumkan Penerima Dana Penelitian Kalbe Science Awards (RKSA) 2025, Dorong Hilirisasi Riset
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 38

Dorong Hilirisasi Riset, Kalbe dan Kemdiktisaintek Umumkan Penerima Dana Penelitian Kalbe Science Awards (RKSA) 2025
Fauzan menegaskan AI sebagai enabler kesejahteraan. “AI bukan tujuan akhir, melainkan alat strategis untuk kesejahteraan rakyat,” tegasnya. Ia menambahkan tata kelola dan etika perlu menjadi landasan.
Sekretaris Ditjen Risbang, Junaidi Khotib, menyampaikan arah riset menitikberatkan penguatan riset fundamental, pengembangan talenta dan hilirisasi inovasi. Selain itu, ia berharap penelitian RKSA memberi dampak luas di bidang kesehatan.
Topik RKSA 2025 meliputi farmasi, bioteknologi, terapi sel, e-health, alat kesehatan, diagnostik, dan produk alami. Tiga penelitian terbaik yaitu:
• AI-assisted diagnostics of atopic dermatitis oleh Ahmad Himawan (Universitas Hasanuddin).
• Perangkat EKG Cerdas 5-Lead Portabel oleh Aulia Arif Iskandar (Swiss German University).
• Hilirisasi Tablet Effervescent Kombucha Rosella oleh Dr. Widiastuti Setyaningsih (UGM).
Presiden Direktur Kalbe, Bernadette Ruth Irawati Setiady, menegaskan komitmen memperkuat riset kesehatan nasional sejak 2008. “Kami ingin percepat hilirisasi agar riset berdampak sosial dan ekonomi,” ujarnya.
Selain itu, Bernadette menekankan Kalbe menjadi jembatan antara akademisi dan industri untuk mempercepat adopsi teknologi berbasis AI.
- Penulis: Husni
