Kemenpora Siapkan Skema Baru Pengiriman Atlet, Targetkan Emas di Ajang Multi Event
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 15

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir (tengah) saat menjadi narusumber dalam siniar Redaksi Olahraga di Jakarta, Selasa (23/12/2025). Sumber : ANTARA
PAStime News, JAKARTA – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyiapkan skema baru dalam pengiriman atlet Indonesia ke ajang multi event internasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan prestasi sekaligus memperkuat regenerasi atlet nasional.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyampaikan bahwa ke depan akan diterapkan sistem pengelompokan atlet berdasarkan kelas, yakni super elit, elit, dan atlet potensial atau masa depan. Skema tersebut dirancang untuk memastikan setiap atlet yang dikirim ke ajang internasional memiliki kualitas, kesiapan, dan target prestasi yang jelas.
“Kami di Kemenpora mulai mempolakan pengiriman atlet ke depan untuk ajang multi event. Ada pembagian super elit, elit, dan masa depan. Kami tidak ingin pengiriman atlet ini dibilang coba-coba,” ujar Menpora Erick Thohir dalam siniar Redaksi Olahraga ANTARA di Jakarta, Selasa.
Erick menegaskan bahwa melalui skema ini, Kemenpora tidak hanya berorientasi pada perolehan medali emas, tetapi juga menyiapkan strategi regenerasi atlet yang terukur dan berkelanjutan di setiap cabang olahraga.
Menurutnya, sistem tersebut akan mempermudah proses seleksi dan pengiriman kontingen Merah Putih ke ajang internasional, sekaligus memastikan bahwa atlet yang diberangkatkan merupakan yang terbaik di kelasnya.
“Regenerasi itu harus ada, tetapi pemikirannya jelas. Kami tidak lagi mengirim atlet secara coba-coba. Atlet yang dikirim adalah atlet terbaik, dengan target utama meraih emas,” tegas Erick.
Setelah mencatatkan prestasi gemilang pada ajang SEA Games Thailand 2025 dengan total perolehan 333 medali yang terdiri dari 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu, Kemenpora kini fokus mempersiapkan atlet nasional untuk menghadapi Asian Games Nagoya 2026.
Dengan capaian bersejarah tersebut, termasuk keberhasilan Indonesia menempati peringkat kedua pada SEA Games 2025, Kemenpora optimistis strategi pembinaan dan regenerasi atlet yang diterapkan akan membawa dampak positif bagi prestasi Indonesia di level Asia.
“Kami optimistis, dengan sistem yang lebih terstruktur dan regenerasi yang berjalan, Indonesia dapat tampil lebih kompetitif dan membanggakan di Asian Games 2026,” pungkas Erick.
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
