Breaking News
light_mode
Popular Tags
Beranda » Pemasyarakatan » Lapas Ambon Berdayakan Narapidana Melalui Produksi Dipan

Lapas Ambon Berdayakan Narapidana Melalui Produksi Dipan

  • account_circle mamang
  • calendar_month
  • visibility 34

PAStime News, Ambon – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Ambon terus kembangkan program pembinaan keterampilan kerja bagi para peserta pembinaan, salah satunya pembuatan dipan dari bahan besi. Dengan memanfaatkan bahan besi baru dan bekas, Warga Binaan di latih untuk menciptakan berbagai produk kerajinan berkualitas tinggi. Tidak hanya memberikan bekal kemampuan baru, tetapi juga menjadi sumber pendapatan bagi Warga Binaan maupun pihak Lapas.

Proses pembuatan dipan di lakukan di bengkel kerja Lapas Ambon, di mulai dengan pemotongan pipa besi sesuai ukuran yang di butuhkan. Para anggota pelatihan kerja di bekali dengan berbagai alat, seperti mesin bor, alat pemotong dan pemoles besi, serta alat las untuk menunjang kelancaran proses produksi. Setelah bagian-bagian dipan selesai di potong, tahap selanjutnya adalah perakitan menggunakan siku besi dan pengelasan untuk memastikan kekuatan dan stabilitas produk.

Dalam tiga hari terakhir, Warga Binaan berhasil menyelesaikan satu unit dipan besi berukuran 2×1 meter yang di kombinasikan dengan tripleks. Produk ini merupakan pesanan dari salah satu keluarga petugas Lapas untuk di gunakan sebagai tempat tidur.

Kepala Lapas Ambon, Herliadi, memberikan apresiasi terhadap semangat para Warga Binaan dalam mengikuti kegiatan ini. “Kami sangat mendukung setiap bentuk pembinaan yang memberikan manfaat nyata. Pembuatan dipan ini bukan hanya soal keterampilan teknis, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, dan rasa percaya diri mereka. Harapan kami, mereka kembali ke masyarakat dengan bekal yang bermanfaat dan siap berkontribusi secara positif,” harapnya, Jumat (29/8).

Senada, Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Nober, menekankan pentingnya kegiatan ini dalam meningkatkan kepercayaan diri dan keterampilan para peserta pembinaan.

“Melalui pelatihan kerja seperti ini, mereka tidak hanya belajar teknik produksi, tetapi juga membangun mental kerja yang positif. Ini adalah bekal penting untuk kehidupan setelah masa pidana,” jelasnya.

Salah satu Warga Binaan menyampaikan antusiasmenya. “Saya sangat senang mengikuti kegiatan ini. Awalnya saya tidak tahu sama sekali, tapi sekarang saya sudah sangat paham cara membuat dipan,“ tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, menyampaikan dukungannya terhadap program pembinaan produktif di Lapas Ambon. “Kami mendorong seluruh satuan kerja Pemasyarakatan di Maluku untuk terus berinovasi dalam pembinaan Narapidana. Kegiatan seperti ini adalah wujud nyata dari transformasi Pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada pemberdayaan. Produk yang di hasilkan menunjukkan mereka mampu berkarya dan layak di beri kesempatan kedua,” tegasnya.

Program ini merupakan implementasi dari 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, yang menekankan penguatan dan peningkatan pendayagunaan Narapidana dalam menghasilkan produk bernilai ekonomi, khususnya sektor UMKM. Kegiatan produktif menjadikan Lapas Ambon bukan hanya tempat pidana, tapi juga pusat belajar dan keterampilan. Harapannya, kegiatan ini terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi para peserta pembinaan maupun masyarakat.

  • Penulis: mamang

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia dan Korea Selatan kembali memperkuat kerja sama strategis melalui Gwangyang Business Forum 2025 yang mengusung tema Bridging Growth: Indonesia–Korea Collaboration for Strategic Industrial Investment. (Dok. KEK INDUSTROPOLIS BATANG)

    Sinergi RI-Korsel, KEK Batang Siap Sambut Investasi Baru

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 56
    • 0Komentar

    PAStime News, Jakarta – Indonesia dan Korea Selatan kembali memperkuat kerja sama strategis melalui Gwangyang Business Forum 2025 yang mengusung tema Bridging Growth: Indonesia–Korea Collaboration for Strategic Industrial Investment. Acara ini hasil kolaborasi KEK Batang, GFEZ, dan IIPC Seoul. Dalam forum ini di tegaskan kesiapan Indonesia dalam menyambut investasi Korea melalui kawasan industri berstandar global. Ali […]

  • Panen Sayur Hidroponik Lapas Luwuk, WBP Sipa Mandiri

    Panen Sayur Hidroponik di Lapas Luwuk, Bukti Warga Binaan Siap Mandiri

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 49
    • 0Komentar

    PAStime News, Luwuk – Kegiatan panen sayur hidroponik jenis sawi berhasil di lakukan di Lapas Kelas IIB Luwuk pada Sabtu (27/9). Kegiatan ini melibatkan Kalapas, Kasi Binapigiatja, Kasubsi Giatja, dan Warga Binaan, dengan hasil panen mencapai 20 kilogram. Hasil panen sayur langsung di salurkan ke dapur Lapas melalui vendor bahan makanan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi […]

  • Lapas Kuala Tungkal rampungkan pelatihan kemandirian budidaya ayam kampung yang digelar di Aula Lapas pada Senin (15/9). (Dok: Humas Lapas Kuala Tungkal)

    Lapas Kuala Tungkal Tuntaskan Pelatihan Ayam Kampung

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 42
    • 0Komentar

    PAStime News, Kuala Tungkal – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kuala Tungkal rampungkan pelatihan kemandirian budidaya ayam kampung yang di gelar di Aula Lapas pada Senin (15/9). Kegiatan ini hasil kolaborasi Lapas Kuala Tungkal dan Dinas Perkebunan-Peternakan Tanjung Jabung Barat dalam program pembinaan Warga Binaan. Penutupan pelatihan di lakukan langsung oleh Kalapas Iwan Darmawan yang mengapresiasi antusiasme […]

  • Lapas Piru Panen 88 Ikat Kacang Panjang Komit Pembinaan WB

    Lapas Piru Panen 88 Ikat Kacang Panjang, Wujud Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 39
    • 0Komentar

    PAStime News, Piru, 14 Oktober 2025 — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan warga binaan. Mereka melakukan ini melalui program kemandirian berbasis ketahanan pangan. Pada Senin (13/10), Lembaga Pemasyarakatan Piru berhasil memanen 88 ikat kacang panjang dari kebun produktif. Kebun ini di kelola langsung oleh Warga Binaan di bawah bimbingan […]

  • Lapas Namlea Panen 55 Kg Tomat! Program SAE Sukses Dongkrak Ketahanan Pangan dan Kemandirian Warga Binaan

    Lapas Namlea Panen 55 Kg Tomat! Program SAE Sukses Dongkrak Ketahanan Pangan dan Kemandirian Warga Binaan

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • account_circle Ghiffary Alfiansyach
    • visibility 35
    • 0Komentar

    PAStime News, NAMLEA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan kemandirian melalui keberhasilan panen tomat dari program agribisnis berbasis Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Jumat (12/12). Sebanyak 55 kilogram tomat berhasil dipetik dari lahan pertanian luar tembok Lapas, menjadi bukti nyata konsistensi Lapas Namlea dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan […]

  • Kontrol Keliling, Rutan Sukadana Pastikan Aktivitas WBP Positif

    Rutan Sukadana Kontrol Keliling Pastikan Aktivitas WBP Positif

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 46
    • 0Komentar

    PAStime News, Sukadana – Plh. Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Rutan Kelas IIB Sukadana, Mario Fillie, bersama pejabat struktural dan staf melakukan kontrol keliling blok hunian pada Selasa (23/09). Mereka melaksanakan kegiatan ini untuk memperkuat pengawasan. Tujuannya adalah mendeteksi dini potensi gangguan keamanan serta ketertiban di dalam rutan. Dalam kegiatan tersebut, mereka memeriksa langsung kondisi […]

expand_less