Lapas Ambon Perkuat Pembinaan: Pendidikan Paket A, B, dan C Beri Harapan Baru bagi Warga Binaan
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 20

PAStime News, AMBON – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia Warga Binaan melalui penyelenggaraan program pendidikan kesetaraan bekerja sama dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Ambon. Program ini berlangsung pada Sabtu (29/11) di ruang belajar Lapas Ambon dengan menghadirkan sejumlah pengajar yang memberikan layanan pendidikan Paket A, B, dan C secara terjadwal.
Kepala Lapas Ambon, S. Hendra Budiman, menyampaikan bahwa program pendidikan kesetaraan merupakan bagian penting dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya pada agenda pembangunan SDM melalui peningkatan akses pendidikan.
“Pendidikan adalah jembatan penting bagi Warga Binaan untuk memulai kembali kehidupan yang lebih baik. Kami sangat mengapresiasi dukungan SKB Kota Ambon yang konsisten hadir memberikan pembelajaran,” ujar Hendra.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pendidikan di Lapas tidak hanya berfokus pada penyampaian materi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, penyadaran diri, dan peningkatan motivasi. Tujuan utamanya adalah memastikan Warga Binaan memiliki bekal yang cukup untuk kembali berdaya dan berkontribusi ketika bebas nanti.
Selama sesi pembelajaran berlangsung, Warga Binaan mengikuti kegiatan belajar dengan antusias, melakukan diskusi, hingga mengerjakan tugas yang diberikan pengajar. Selain materi akademik, mereka juga mendapatkan penguatan kecakapan hidup serta pembinaan kepribadian sebagai bagian dari proses pemulihan diri.
Andri, salah satu pengajar dari SKB Kota Ambon, turut mengapresiasi semangat belajar peserta.
“Mereka tidak hanya ingin belajar untuk mendapatkan ijazah, tetapi juga untuk membuktikan bahwa mereka mampu berubah dan siap berkontribusi setelah bebas,” tuturnya.
Salah satu Warga Binaan peserta pendidikan juga membagikan kesan positifnya.
“Belajar di sini membuat saya merasa punya harapan baru. Saya ingin membuktikan kepada keluarga bahwa saya bisa memperbaiki diri. Ilmu yang saya dapatkan akan saya gunakan untuk mencari pekerjaan dan hidup lebih baik setelah keluar nanti,” ungkapnya.
Kolaborasi antara SKB Kota Ambon dan Lapas Ambon menjadi wujud nyata bahwa pendidikan dapat merangkul seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang sedang menjalani masa pembinaan. Dengan tenaga pengajar yang berdedikasi dan komitmen penuh dari pihak Lapas, Warga Binaan kini memiliki kesempatan nyata untuk menata kembali masa depan yang lebih cerah.
Program ini diharapkan dapat terus memberikan dampak positif, membentuk generasi Warga Binaan yang lebih siap, produktif, dan berdaya ketika kembali ke tengah masyarakat.
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
