Lapas Bandanaira Libatkan Warga Binaan Bersihkan Tugu
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 27

Lapas Bandanaira Libatkan Warga Binaan Bersihkan Tugu (Dok. Istimewa)
Melalui program Asimilasi di luar tembok, Lapas Bandanaira menanamkan disiplin, kepedulian sosial, serta kesiapan reintegrasi Warga Binaan melalui kerja bakti.
BANDA NAIRA, PAStime News – Sebagai bentuk pembinaan, Lapas Kelas III Bandanaira mengajak petugas dan warga binaan untuk melakukan kerja bakti dalam memperbaiki lingkungan.
Selain itu, kegiatan tersebut juga berfokus pada pembersihan Tugu Penyambutan Negara Republik Indonesia Serikat yang terletak di Alun-Alun Kota Naira.
Selanjutnya, lokasi kegiatan berada di Lapangan Segi Tiga, Desa Nusantara, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah.
Sementara itu, kegiatan tersebut dilakukan pada hari Sabtu tanggal 7 Februari sebagai bagian dari program Asimilasi yang diadakan di luar dinding Lapas.
Dengan demikian, pembinaan membantu menanamkan rasa disiplin, kerja sama, kepedulian terhadap sesama, serta tanggung jawab dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Kemudian, Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, menyampaikan harapan bahwa kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat.
Kegiatan ini melibatkan warga binaan dalam kegiatan kerja bakti sebagai bagian dari program pelatihan,” kata Abdul Samad Rumuar.
Selain itu, ia berharap masyarakat dapat merasakan manfaat yang nyata akibat adanya kehadiran warga binaan program asimilasi.
Lebih lanjut, kegiatan ini berperan sebagai sarana untuk membentuk karakter yang positif, membangun empati, serta meningkatkan kesiapan sosial sebelum proses reintegrasi di lakukan.
Sebagai respons, partisipasi aktif warga binaan mendapatkan dukungan yang baik dari pemerintah serta masyarakat sekitar.
Selanjutnya, Camat Banda, Handayani Hassannusi, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Lapas Bandanaira yang membuka ruang untuk partisipasi sosial.
Kami sangat menghargai partisipasi warga binaan yang turut serta bekerja sama secara gotong royong,” ujar Handayani.
Kemudian, ia menilai bahwa pelatihan yang di adakan di Lapas berjalan lancar dan memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat.
Akhirnya, kegiatan ini di harapkan dapat terus berlangsung untuk memperkuat kerja sama antara Lapas, pemerintah, dan masyarakat.
Dengan demikian, Lapas Bandanaira menekankan pembinaan yang berfokus pada produktivitas, rasa peduli terhadap lingkungan, serta kesiapan untuk kembali bermasyarakat.
- Penulis: Husni
