Doa dipimpin oleh Ustad Maulana Faizin dan diikuti dengan penuh kekhusyukan oleh seluruh peserta. Dalam suasana kebersamaan itu, petugas dan warga binaan larut dalam doa dan refleksi spiritual, memperkuat nilai kemanusiaan yang menjadi dasar kehidupan di dalam Lapas.
Kepala Lapas, Ike Rahmawati, menyampaikan bahwa kegiatan doa bersama ini bukan hanya rutinitas rohani, melainkan juga sarana untuk mempererat hubungan antara petugas dan warga binaan.
“Melalui doa bersama, kami berharap tercipta keharmonisan, kelancaran dalam bertugas, serta keselamatan bagi seluruh insan pemasyarakatan,” ujarnya.
Doa bersama ini juga menjadi momentum penting bagi Lapas Kelas I Bandar Lampung dalam memperkuat komitmen menuju pemasyarakatan yang humanis, berintegritas, dan penuh rahmat. Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran spiritual serta mendorong warga binaan untuk terus berbenah dan memperbaiki diri.
Melalui kegiatan seperti ini, Lapas Kelas I Bandar Lampung menegaskan tekadnya untuk menghadirkan suasana pembinaan yang damai, penuh kehangatan, dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan.

