Lapas Banjarmasin Tebar 600 Bibit Ikan Mas, Perkuat Ketahanan Pangan dan Kemandirian
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 20

Lapas Banjarmasin Tebar 600 Bibit Ikan Mas, Perkuat Ketahanan Pangan dan Kemandirian
BANJARMASIN,PAStime News – Melalui budidaya ikan mas sistem bioflok di Sarana Asimilasi dan Edukasi, Lapas Banjarmasin membangun kemandirian Warga Binaan secara terukur, modern, dan berkelanjutan sebagai bagian dari dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan nasional.
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banjarmasin kembali menegaskan komitmen terhadap ketahanan pangan.
Selain itu, Lapas menebar 600 bibit ikan mas di kolam bioflok SAE 1.
Dengan langkah tersebut, Lapas membangun kemandirian melalui pengelolaan sumber pangan sendiri.
Selanjutnya, Lapas memilih sistem bioflok karena efisien dan hemat air.
Selain efisien, sistem ini mendukung pertumbuhan ikan secara optimal melalui pengawasan terukur.
Karena itu, petugas mengelola budidaya dengan metode teknis dan disiplin tinggi.
Sementara itu, Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan pentingnya dampak nyata pembinaan.
“Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama.”
“Kami ingin Warga Binaan memiliki keterampilan produktif sebagai bekal kembali ke masyarakat.”
“Pembinaan harus melahirkan kemandirian.”
Di sisi lain, Pelaksana Harian Kepala Subseksi Sarana Kerja, Muhammad Isnandar, menjelaskan pengelolaan bioflok berlangsung sistematis.
Ia memastikan setiap tahapan berjalan disiplin dan terstruktur.
“Kami mengelola persiapan kolam, kualitas air, pakan, dan pertumbuhan ikan secara terukur.”
“Program ini melatih Warga Binaan memahami manajemen budidaya perikanan secara langsung.”
Kemudian, petugas mendampingi proses penebaran bibit secara menyeluruh.
Petugas juga mengecek aerasi dan adaptasi benih agar tumbuh maksimal.
Selanjutnya, Lapas menetapkan perawatan terjadwal dan target panen terukur.
Dengan demikian, program ini berkembang secara berkelanjutan dan profesional.
Enam ratus bibit hari ini mencerminkan langkah besar menuju produktivitas.
Akhirnya, melalui kolam bioflok SAE 1, Lapas Banjarmasin menanam keterampilan, tanggung jawab, dan harapan kemandirian.
- Penulis: Husni
