Lapas Blitar Perkuat Kemandirian Warga Binaan Melalui Pelatihan Menjahit Bersertifikat
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 29

Lapas Blitar Perkuat Kemandirian Warga Binaan Melalui Pelatihan Menjahit Bersertifikat Berbasis Keterampilan Kerja Produktif dan Bernilai Ekonomi (Dok. Istimewa)
BLITAR, PAStime News – Lapas Blitar terus mengerahkan upaya untuk membangun kemandirian warga binaannya melalui pelatihan kerja yang berbasis keterampilan praktis.
Kolaborasi Lapas Blitar dan CV Matahati Creative Network Dorong Pembinaan Vokasional Aplikatif sebagai Bekal Reintegrasi Sosial Warga Binaan
Sebagai bentuk tindakan nyata, Lapas Blitar mengadakan pelatihan menjahit yang dilengkapi sertifikat bersama CV Matahati Creative Network, pada hari Rabu tanggal 5 Februari.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas meningkatkan kualitas pembinaan kerja yang berfokus pada persiapan para pascapidana.
Sebelumnya, peserta harus melewati proses seleksi dan pelatihan dasar sebagai syarat untuk bisa mengikuti program utama.
Program ini memberikan pelatihan keterampilan menjahit yang bisa di terapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bekal kerja mandiri bagi Warga Binaan.
Dengan demikian, peserta mendapatkan kemampuan yang sesuai untuk beradaptasi dan bekerja setelah selesai menjalani masa hukuman.
Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik, Bagus Ramadian, menegaskan bahwa pelatihan di lakukan dengan fokus pada kegiatan yang produktif.
“Pelatihan menjahit dengan sertifikat ini kami adakan untuk memberikan keterampilan yang bisa dipakai dan bermanfaat kepada Warga Binaan,” kata Bagus.
“Kami berharap ilmu yang mereka peroleh bisa menjadi bekal yang bermanfaat ketika mereka kembali dan beradaptasi di tengah masyarakat,” tambahnya.
Di sisi lain, perwakilan dari CV Matahati Creative Network, Yunus, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang di berikan oleh Lapas Blitar.
“Kami melihat adanya potensi yang sangat besar pada warga binaan,” kata Yunus.
“Melalui pelatihan ini, peserta kami diinspirasi untuk menguasai dasar-dasar menjahit dan tetap termotivasi untuk terus berkarya secara positif,” tambahnya.
Selain itu, peserta memberikan tanggapan yang baik terhadap pelaksanaan pelatihan menjahit yang di lengkapi sertifikat tersebut.
Salah satu warga binaan yang berinisial P mengatakan bahwa ia merasakan manfaat nyata dari kegiatan pelatihan tersebut.
“Pelatihan ini sangat membantu,” ujarnya.
“Saya jadi lebih percaya diri dan berharap bisa bekerja lagi setelah akhirnya lepas dari itu,” ujarnya.
Oleh karena itu, Lapas Blitar berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan kerja para Warga Binaan.
Akhirnya, program ini membantu Warga Binaan kembali menjadi aktif, produktif, dan mandiri di tengah masyarakat.
- Penulis: Husni
