Lapas Brebes Tebar 2.000 Benih Ikan Lele, Perkuat Pembinaan Kemandirian Awal Tahun 2026
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 8

Lapas Brebes Tebar 2.000 Benih Lele, Perkuat Pembinaan Kemandirian Awal Tahun 2026 (Dok. Istimewa)
BREBES, PAStime News – Lapas Kelas IIB Brebes mengawali tahun 2026 dengan menebar dua ribu bibit ikan lele pada hari Selasa (6/1).
Langkah ini bertujuan mengembangkan kemandirian dan sejalan dengan 15 Program Aksi dari Kemenimipas.
Penebaran bibit dilakukan di kolam budidaya sekitar Lapas.
Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja.
Pejabat manajer juga turut ambil bagian dalam proses ini.
Pada saat yang sama, para Warga Binaan aktif terlibat sejak awal kegiatan.
Tujuannya adalah membuat fasilitas pembinaan menjadi lebih menghasilkan.
Kegiatan ini juga dirancang supaya terus berjalan dan memberikan keuntungan ekonomi.
Selanjutnya, Lapas mengembangkan budidaya lele sebagai bentuk pembinaan langsung.
Dengan cara ini, para Warga Binaan bisa punya keahlian dalam budidaya ikan air tawar.
Selain itu, kegiatan ini melatih disiplin dan rasa punya tanggung jawab bagi pesertanya.
Pembinaan ini juga menumbuhkan kerja sama tim dan kemampuan mengelola usaha secara lestari.
Kepala Lapas Brebes, Gowim Mahali, menyoroti pentingnya arah kebijakan pembinaan ini.
“Budidaya lele ini adalah dukungan nyata untuk 15 Program Aksi Kemenimipas,”
“Kami berusaha keras memaksimalkan pembinaan dan memperkuat ketahanan pangan,” ujarnya.
Ia berharap keahlian yang di dapat bisa menjadi modal saat mereka kembali ke masyarakat.
Dengan begitu, di harapkan para Warga Binaan bisa mandiri dan punya daya saing.
Di sisi lain, salah satu Warga Binaan menyampaikan antusiasmenya mengikuti kegiatan ini.
“Kami belajar banyak hal soal keahlian, tanggung jawab, dan gotong royong,” katanya.
Ke depannya, partisipasi aktif dari para Warga Binaan akan terus di dorong secara rutin.
Melalui cara ini, rasa kepemilikan, percaya diri, dan kesiapan kerja akan makin terbentuk.
Pada akhirnya, kegiatan ini menunjukkan pembinaan yang bermanfaat dan berkesinambungan.
Langkah ini membuat pemasyarakatan kini lebih fokus pada pemberdayaan dan masa depan para Warga Binaan.
- Penulis: Husni
